Sinyal ‘Santa Claus Rally’, Wall Street Catat Kenaikan Beruntun pada Pekan Liburan
NEW YORK, investortrust.id - Saham-saham AS menguat pada Selasa (24/12/2024). Pasar mencatat kenaikan beruntun selama pekan liburan.
Baca Juga
Wall Street Menguat Ditopang Saham Teknologi, Nvidia Melonjak di Atas 3%
Indeks S&P 500 naik 1,1% menjadi 6.040,04, sedangkan Dow Jones Industrial Average bertambah 390,08 poin atau 0,91% ke level 43.297,03. Nasdaq Composite menguat 1,35% ke 20.031,13, didukung lonjakan 7,4% pada saham Tesla. Saham Amazon dan Meta Platforms masing-masing naik lebih dari 1%.
Bursa Efek New York tutup lebih awal pada pukul 1 siang ET untuk malam Natal, sementara pasar obligasi ditutup pada pukul 2 siang. Pasar akan tutup pada Rabu untuk Hari Natal.
Selasa menandai dimulainya Santa Claus rally, sebuah fenomena musiman yang biasanya terjadi selama lima hari perdagangan terakhir dalam tahun ini dan dua hari pertama di bulan Januari. Sejak tahun 1950, S&P 500 rata-rata mencatatkan keuntungan 1,3% selama periode ini, jauh melebihi rata-rata pengembalian tujuh hari sebesar 0,3%, menurut penelitian dari LPL Research.
“Ada banyak hal positif untuk dipertimbangkan, tetapi pada saat yang sama, penting untuk tetap hati-hati karena pasar telah mengalami reli,” ujar Paul Hickey, salah satu pendiri Bespoke Investment Group, pada siaran CNBC.
Dengan dua hari kenaikan berturut-turut, S&P 500 naik 1,8% minggu ini, sementara Dow bertambah sekitar 1%. Reli yang kuat pada saham teknologi besar mendorong Nasdaq naik 2,3% sejauh ini dalam pekan ini.
Baca Juga
Wall Street Rebound Didukung Data Inflasi, Dow Melejit Hampir 500 Poin
S&P 500 juga mencatat kenaikan bulanan sebesar 0,1% setelah kemajuan minggu ini. Nasdaq yang didominasi teknologi telah menguat 4,2% pada Desember, dengan saham induk Google, Alphabet, naik 16%, Apple hampir 9%, dan Tesla melonjak sekitar 34% sepanjang bulan ini. Namun, indeks Dow yang berisi saham-saham unggulan masih turun sekitar 3,6% pada Desember, menuju kinerja bulanan terburuk sejak April.
Saham American Airlines berfluktuasi pada Selasa setelah maskapai tersebut sempat menghentikan sementara semua penerbangan di AS karena masalah teknis pada salah satu hari perjalanan tersibuk tahun ini. Saham maskapai ini akhirnya ditutup naik 0,6%.

