Prabowo dan MBZ Saksikan Kesepakatan RI-UEA di Bidang Industri hingga Kesehatan
JAKARTA, investortrust.id - Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan atau MBZ menyaksikan sejumlah kesepakatan antara RI dan UEA di sejumlah bidang, Sabtu (23/11/2024).
Kesepakatan atau memorandum of understanding (MoU) RI-UEA itu melingkupi berbagai sektor, seperti industri dan advanced technology, energi, kesehatan, kebudayaan, pariwisata, pertambangan dan infrastruktur, serta pengembangan dan pembaruan pemerintahan.
Dalam pertemuan bilateral, Prabowo dan MBZ sepakat memperkuat hubungan ekonomi dan kerja sama strategis Indonesia-UEA. Prabowo juga menyampaikan prioritas bagi pemerintah yang ia pimpin adalah terutama untuk menjamin keamanan dan ketahanan pangan
“Kedua, ketahanan energi, dan selanjutnya untuk melaksanakan hilirisasi, processing dari semua bahan baku kita di Indonesia supaya mendapat nilai tambah,“ jelas Prabowo.
Baca Juga
2 Pekan Lawatan ke Enam Negara, Prabowo Bawa Pulang Oleh-Oleh Rp 294 Triliun
“Kita bisa bekerja di beberapa bidang dan kami ingin mengundang UEA untuk aktif berpartisipasi dalam ekonomi kami,” lanjutnya.
Pertemuan ini ditutup dengan kesepakatan antara kedua pemimpin untuk meningkatkan koordinasi pada tingkat teknis, pelaksana, hingga tindak lanjut guna mempercepat implementasi kerja sama yang telah dirancang.
Prabowo dan MBZ juga sepakat hubungan Indonesia dan UEA merupakan fondasi kuat untuk mendorong perdamaian, stabilitas, dan kemajuan bersama di kancah internasional.
“Ini semua memastikan bahwa kita hari ini berangkat dari fondasi yang kokoh. Insya Allah kita akan lebih memperkuat pondasi ini, memperluas cakupan bidang kerja sama, dan mempergunakan setiap peluang yang tersedia,” kata MBZ.
Baca Juga
Tiba di Indonesia Seusai Lawatan ke Enam Negara, Prabowo Disambut Gibran
Turut mendampingi Prabowo dalam kunjungan ini, di antaranya, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wamen Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah, Dubes RI untuk UEA Husin Bagis, dan Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri.

