Pasar Eropa Anjlok 2%, Saham Pertambangan Turun Paling Tajam
LONDON, investortrust.id - Pasar Eropa melemah pada hari Selasa (12/11/2024). Investor menilai kembalinya Presiden terpilih AS Donald Trump ke Gedung Putih dapat berdampak terhadap perekonomian kawasan.
Baca Juga
Prabowo Telepon Trump, Ucapkan Selamat dan Ingin Bertemu Langsung
Dikutip dari CNBC, indeks Stoxx 600 pan-Eropa ditutup turun 2,01%, membukukan penurunan harian terbesar sejak awal Agustus, menurut data LSEG. Sebagian besar sektor dan bursa besar berada di teritori negatif.
Saham-saham pertambangan memimpin kerugian, turun sekitar 4%, sementara saham-saham teknologi naik tipis 0,04% di akhir perdagangan di London.
Investor sedang mengamati sejumlah data ekonomi baru minggu ini.
Inflasi Jerman naik 2,4% pada bulan Oktober, menurut data yang diterbitkan pada hari Selasa oleh kantor statistik negara tersebut, mengkonfirmasikan pembacaan awal. Indeks harga konsumen yang diselaraskan telah meningkat 1,8% pada bulan September. Pembacaan inflasi diselaraskan di kawasan Euro dan Uni Eropa untuk memastikan adanya perbandingan.
Data inflasi AS dan angka produk domestik bruto Inggris akan menyusul pada akhir minggu ini.
Pasar Asia-Pasifik melemah. Investor bersikap hati-hati di tengah tren saham-saham AS yang menguat dan mencetak rekor tertinggi pascapemilu.
Baca Juga
Reli Wall Street Berlanjut: Dow Melejit Lampaui 44.000, S&P 500 Ditutup di Atas 6.000

