Pilpres AS 2024: Trump Unggul Sementara
WASHINGTON, investortrust.id – Penghitungan terus berlangsung setelah warga Amerika melaksanakan pemungutan suara 5 November 2024. Berdasarkan proyeksi, hingga Selasa malam waktu AS atau Rabu siang WIB, Donald Trump memimpin perolehan suara sementara
Baca Juga
Mantan Presiden Donald Trump dan Wakil Presiden Kamala Harris mencetak kemenangan di negara-negara bagian yang dikenal kuat mendukung Partai Republik dan Demokrat.
Dikutip dari WSJ, pada 9.35 PM (GMT), Selasa (5/11/2024), Trump mengantongi 178 electoral vote dari 270 yang dibutuhkan. Sedangkan, Kamala Harris tertinggal, baru mendapat 99 electoral vote.
Hasil pemilu di negara bagian kunci, termasuk Pennsylvania, Georgia, dan North Carolina, masih belum dapat dipastikan.
Perhatian Trump dan Harris terpusat pada tujuh negara bagian kunci, lima di antaranya adalah wilayah yang pernah dimenangkan Trump pada 2016 sebelum berpindah ke Biden pada 2020, yaitu Pennsylvania, Michigan, Wisconsin, Arizona, dan Georgia.
Sementara itu, Nevada dan North Carolina, yang dimenangkan Demokrat dan Republik dalam dua pemilu terakhir, berada dalam persaingan ketat.
Unggul di Basis
Dilansir dari The Associated Press, Trump meraih kemenangan di Florida, negara bagian yang secara historis merupakan wilayah swing namun kini lebih condong ke Republik. Ia juga unggul di basis kuat partainya seperti Kentucky, Tennessee, dan Indiana.
Di sisi lain, Harris memenangkan suara di negara bagian yang didominasi Demokrat, seperti Vermont, Massachusetts, dan Maryland.
Sementara itu, menurut hasil survei AP VoteCast menunjukkan bahwa pemilih Harris banyak dipengaruhi oleh kekhawatiran akan masa depan demokrasi di Amerika Serikat.
Retorika Harris yang kerap memperingatkan akan bahaya otoritarianisme Trump tampaknya membuahkan hasil.
Di sisi lain, pendukung Trump banyak menyoroti isu imigrasi dan inflasi, dua topik yang kerap ia angkatsejak awal kampanye.
Pemilu AS kali ini dilaporkan bahwa proses pemungutan suara berjalan lancar meski ada kendala minor seperti antrean panjang dan beberapa masalah teknis.
Di Fulton County, Georgia, ancaman bom sempat mengganggu aktivitas di 32 TPS dan menyebabkan evakuasi singkat di lima lokasi.
Kalau saja bisa menang dalam pemilu ini, Kamala Harris akan menjadi wanita pertama yang menjabat sebagai presiden AS, sekaligus wanita kulit hitam dan keturunan Asia Selatan pertama yang mencapai posisi tersebut.
Sedangkan, Donald Trump yang berusia 78 tahun, berpeluang menjadi presiden tertua yang terpilih. Dia juga tercatat dalam sejarah sebagai mantan presiden yang kembali menjabat tapi tidak berturut-turut, seperti Grover Cleveland, Presiden AS ke-22 (1885-1889) dan ke-24 (1893-1897).

