Pasar Eropa Terkoreksi, Saham ASML Anjlok Hampir 16%
LONDON, investortrust.id – Pasar saham Eropa ditutup lebih rendah pada Selasa (15/10/2024), saat investor memantau laporan laba dan penurunan tajam pada harga minyak serta saham teknologi.
Baca Juga
Dikutip dari CNBC, indeks regional Stoxx 600 turun 0,7%, dengan sebagian besar bursa utama berada di zona merah. Indeks DAX Jerman melawan tren, sempat mencapai rekor tertinggi di awal sesi.
Sektor-sektor di Eropa bervariasi. Saham media naik 1,46%, sementara saham minyak dan gas turun 3,24%, mengikuti penurunan di pasar minyak. Saham teknologi turun 6,36%, dipimpin oleh penurunan lebih dari 15% pada raksasa chip asal Belanda, ASML.
Dalam laporan keuangannya yang diterbitkan lebih awal dari perkiraan, ASML mengatakan pihaknya memperkirakan penjualan bersih untuk tahun 2025 berkisar antara 30 miliar euro ($32,72 miliar) hingga 35 miliar euro, di ujung bawah kisaran yang sebelumnya diberikan. Saham ASML berakhir turun sekitar 15,6%.
Saham telekomunikasi naik 1,97%, didorong oleh lonjakan 10,8% saham Ericsson dari Swedia. Produsen peralatan ini melampaui perkiraan konsensus untuk laba kuartal ketiga, meskipun terjadi penurunan 4% dalam penjualan tahunan.
Di sisi lain, Bellway, pengembang properti asal Inggris, naik 8,3% setelah mempublikasikan hasil akhir tahun di mana perusahaan mengungkapkan ekspektasi peningkatan volume yang signifikan untuk tahun keuangan berikutnya, berkat kondisi perdagangan yang membaik.
Penutupan negatif pasar Eropa terjadi seiring dengan penurunan saham di AS. Saham produsen chip di AS juga turun mengikuti berita ASML. Investor di AS memantau laporan laba dari bank-bank besar, di mana Bank of America, Goldman Sachs, dan Citigroup semuanya melampaui estimasi analis.
Baca Juga
Sementara itu, pasar Asia-Pasifik ditutup bervariasi.

