Blinken Sebut Serangan ke Israel Tak Bisa Diterima, Ajak Dunia Kutuk Iran
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyebut serangan rudal Iran terhadap Israel “sama sekali tidak dapat diterima”, seraya menambahkan bahwa “seluruh dunia harus mengutuknya.”
Blinken mengatakan serangan oleh Iran dilakukan dengan meluncurkan sekitar 200 rudal balistik. Sementara itu Israel memperkirakan sektiar 181 rudal telah diluncurkan Iran ke negara itu.
Baca Juga
Iran (Kembali) Serang Israel, Pangkalan Udara Nevatim Dikabarkan Rusak
Terkait serangan tadi, Blinken mengeklaim bahwa Israel telah secara efektif mengalahkan serangan ini tersebut, demikian Blinken saat berbicara di Departemen Luar Negeri menjelang pertemuan dengan menteri luar negeri India, Rabu (2/10/2024), atau Selasa waktu setempat. seperti dikutip CNN
Di sisi lain Kelompok Hamas di Gaza, Palestina memuji peluncuran rudal Iran ke Israel, dengan mengatakan bahwa Iran telah membalas kematian pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh dan Abbas Nilforoushan, seorang komandan senior di Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.
Ketiga tokoh tersebut telah terbunuh oleh serangan udara Israel dalam beberapa pekan dan hari terakhir, sehingga menjadikan Timur Tengah ini semakin mengarah menuju konflik multi-front.
Baca Juga
Israel: Iran Tembakkan 180 Rudal, Belum Seluruhnya Terhitung
“Kami menegaskan bahwa tanggapan Iran yang terhormat ini adalah pesan yang kuat kepada musuh Zionis dan pemerintah fasisnya, dalam upaya untuk menghalangi mereka dan mengekang terorisme mereka, karena kejahatan, kesombongan, dan pelanggaran hukum internasional dan norma-norma kemanusiaan mereka telah melampaui batas. ,” kata Hamas dalam sebuah pernyataan.
Pasukan elit Garda Revolusi Iran melancarkan serangan masif ke Israel Rabu (2/10/2024), dengan meluncurkan puluhan rudal yang dikabarkan telah merusak pangkalan udara Israel Nevatim di Nejev, demikian TV pemerintah Iran melaporkan seperti dilansir Reuters.
Dalam pernyataannya, Garda Revolusi Iran memperingatkan Israel untuk tidak melakukan serangan balasan. Bahkan mereka mengancam jika Israel tetap melansir serangan balasan, maka respons Teheran akan "lebih menghancurkan dan merusak".
Sejumlah video yang beredar di media sosial X menggambarkan puluhan rudal mendarat di wilayah Israel, mengakibatkan dentuman ledakan besar yang terdengar dari jarak beberapa kilometer. Kobaran api juga tampak memerah di udara saat rudal tersebut menyentuh daratan.
CNN dalam laporannya menyebut serangan dari Iran difokuskan pada pangkalan udara Nevatim di Nejev, serta markas utama intelijen Israel yang terletak di tengah kota Tel Aviv, yang dikelilingi pemukiman penduduk.
Baca Juga
Bantu Israel, 3 Kapal Perusak AS di Laut Tengah Cegat Rudal Iran
“Setelah beberapa waktu menahan diri, Iran telah menargetkan jantung wilayah pendudukan Israel dengan puluhan rudal menyusul kemartiran (pemimpin Hamas) Ismail Haniyeh… intensifikasi serangan rezim Zionis di Lebanon dan Gaza, kemartiran pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dan (dari) Komandan Pengawal Abbas Nilforoushan."
Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa peluncuran rudal tersebut diperintahkan oleh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, yang tetap berada di lokasi aman sejak serangan udara Israel di Beirut yang menewaskan Nasrallah pekan lalu.
Teheran "sepenuhnya siap" menghadapi pembalasan Israel, demikian pejabat itu menambahkan.

