Pasar Asia Naik Setelah Melewati Pekan yang Bergejolak, Data Ekonomi India Jadi Fokus
JAKARTA, investortrust.id - Pasar Asia Pasifik dibuka lebih tinggi pada hari Senin (12/8/2024) setelah melewati minggu yang penuh gejolak, terutama pada saham Jepang.
Baca Juga
Anjlok 12%, Nikkei Jepang Mencatat Hari Terburuk sejak ‘Black Monday’ 1987
Kontrak berjangka untuk indeks acuan AS lebih rendah karena investor menunggu data inflasi utama yang akan dirilis akhir pekan ini. Rata-rata indeks saham utama di Wall Street menguat pada hari Jumat. Indeks utama mengalami pemulihan tajam dari volatilitas pasar yang fluktuatif pada minggu lalu.
Di Asia, para trader akan menilai data inflasi dan output industri dari India.
Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan inflasi CPI India tahun-ke-tahun (year on year/yoy) akan turun tajam menjadi 3,65% di bulan Juli, dari 5,08% di bulan sebelumnya.
Sementara itu, output industri India pada bulan Juni diperkirakan sebesar 5,5%, sedikit turun dari 5,9% pada bulan Mei.
Dikutip dari CNBC, indeks S&P/ASX 200 Australia dibuka 0,75% lebih tinggi.
Kospi Korea Selatan dibuka dengan kenaikan 1,20%, sedangkan saham kecil Kosdaq naik 1,42%.
Indeks Hang Seng berjangka Hong Kong berada di level 17,062, sedikit lebih rendah dibandingkan penutupan HSI terakhir di level 17,090.23.
Pasar Jepang ditutup karena hari libur.
Baca Juga
Investor Cermati Data Perdagangan Jepang, Pasar Asia ‘Mixed’

