Bertemu Prabowo, Wakil PM Malaysia Tawarkan Bantuan Atasi Karhutla Kalimantan
JAKARTA, investortrust.id - Malaysia menawarkan bantuan kepada Indonesia untuk membantu mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Tawaran bantuan itu disampaikan Wakil Perdana Menteri atau Deputy Prime Minister (DPM) Malaysia Ahmad Zahid Hamidi saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jumat (18/9/2026).
Dalam pernyataan bersama dengan Ahmad Zahid seusai pertemuan, Prabowo menyambut gembira tawaran bantuan dari Malaysia tersebut.
Baca Juga
Presiden Prabowo dan Wakil PM Malaysia Perkuat Kerja Sama Penanganan Karhutla
"Dari pihak Malaysia menawarkan bantuan, ingin ikut membantu kita untuk mengatasi kebakaran hutan di Kalimantan. Hal ini saya tanggapi dengan terima kasih, dengan gembira," kata Prabowo.
Prabowo menyebut bantuan tersebut akan segera dikirimkan dalam waktu dekat. Malaysia akan mengerahkan satu pesawat, tiga helikopter, serta 52 anggota tim pemadam kebakaran untuk membantu penanganan karhutla di Kalimantan.
"Dalam waktu dekat, mereka akan kirim beberapa helikopter satu pesawat dan tiga helikopter kemudian 52 tim pemadam kebakaran juga akan dikirim. Ini juga pernah dilakukan," katanya.
Prabowo menilai dukungan dari negara-negara sahabat menunjukkan persoalan karhutla tidak hanya menjadi perhatian Indonesia. Selain Malaysia, Indonesia juga telah menerima bantuan dari Jepang dan sejumlah negara lain yang menawarkan dukungan dalam penanganan karhutla.
“Ini adalah masalah lingkungan hidup yang memengaruhi banyak pihak dan walaupun itu kebakaran di Indonesia, tapi dampaknya dirasakan di tetangga-tetangga kita. Jadi mereka ingin bantu kita dan kita terima dengan baik,” katanya
Di sisi lain, Prabowo menegaskan sedang menyusun sejumlah langkah pencegahan karhutla secara komprehensif. Hal ini penting agar karhutla tidak terus terjadi di tahun mendatang.
"Dan ini juga saya sedang menyusun langkah-langkah pencegahan menyeluruh supaya tidak tiap beberapa tahun muncul lagi, muncul lagi," katanya.
Dalam kesempatan ini, Kepala Negara merasa terhormat atas kunjungan Wakil PM Malaysia Ahmad Zahid. Prabowo mengaku membahas berbagai masalah dalam pertemuan dengan Ahmad Zahid yang disebutnya sebagai sahabat lama itu.
Baca Juga
Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Pelaku Karhutla
Selain penanganan karhutla, Prabowo dan Ahmad Zahid juga membahas mengenai kerja sama di bidang industri halal dan lainnya.
"Saya kira hubungan kita sama Malaysia sangat baik. Jangan sampai kita hal-hal yang apa ya, mengganggu kita menjadi masalah yang dibesar-besarkan. Indonesia dan Malaysia adalah saudara. Kita harus bekerja sama. Kita harus pelihara hubungan yang sangat baik," tegasnya.
