Kisah Persahabatan Warren Buffett dan Bill Gates di Tengah Badai Kasus Epstein
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id -- Investor miliarder Warren Buffett menyebut hubungan antara pendiri Microsoft, Bill Gates, dengan mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan (distasteful) baginya.
Meski demikian, Buffett mengaku bahwa ia juga pernah melakukan kesalahan dalam hidup, berteman dengan orang-orang yang menueurtnya nggak keren (weren't great).. Sebagai dampak dari kasus Epstein ini, perusahaan milik Buffett, Berkshire Hathaway, secara resmi menghentikan pemberian donasi kepada yayasan amal Bill Gates.
Diberitakan BBC, Kamis (16/7/2026), keputusan tersebut mengakhiri tradisi penyaluran sumbangan yang telah berjalan selama 20 tahun terakhir, dan Buffett kini memilih menyerahkan sisa sahamnya kepada yayasan-yayasan yang masih terkait dengan keluarganya.
Kepada CNBC, Buffett mengonfirmasi bahwa pengalihan arah donasi tersebut dilakukan setelah ia membaca transkrip kesaksian Gates di hadapan Kongres Amerika Serikat (AS) mengenai hubungannya dengan Epstein.
Berikutnya ia mengakui bahwa dirinya dan Gates sebelumnya telah sempat menjalin pertemanan yang baik, setelah mereka bertemu pada tahun 1991.
Bill Gates sendiri menanggapi hal tersebut dengan menyebut Buffett sebagai "a dear friend" dan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Warren yang tidak terhingga.
Sementara Buffett menyebut bahwa keputusannya menghentikan donasi pada Gates Foundation sejatinya tidak mengejutkan Gates, karena keduanya telah bertemu selama tiga jam sekitar tiga pekan lalu, sebelum akhirnya keputusan penghentian donasi diumumkan oleh Buffet.
Baca Juga
Warren Buffett Ogah Bermitra Lagi dengan Bill Gates, Ternyata Gegara Ini..
Skandal Epstein
Hubungan Gates dan Epstein menjadi sorotan publik setelah Gates menghadap Komite Pengawasan DPR AS pada bulan Juni 2026, untuk menjawab berbagai pertanyaan mengenai hubungannya dengan Epstein yang ditemukan tewas di penjara New York pada 2019.
Berdasarkan transkrip kesaksiannya, Gates menjelaskan bahwa ia pertama kali diperkenalkan dengan Epstein pada tahun 2011 sebagai sosok yang dapat membantu menggalang dana miliaran dolar untuk kesehatan global. Hal yang menjadi fokus utama Gates Foundation.
Pada saat itu, Gates mengaku ingat bahwa dirinya mengetahui Epstein sempat menghadapi masalah hukum sebelumnya, tetapi ia tidak sepenuhnya memahami tingkat kejahatan yang telah dilakukan oleh pria tersebut.
Padahal pada tahun 2008, Epstein telah mengaku bersalah atas dakwaan membujuk anak di bawah umur untuk prostitusi dan mengadakan orang di bawah usia 18 tahun untuk tujuan prostitusi.
Di hadapan komite Kongres, Gates menyatakan penyesalannya dengan mengatakan bahwa ia seharusnya tidak pernah bertemu dengan Epstein sejak awal.
Berdasarkan apa yang diketahuinya sekarang, Gates memahami bahwa meskipun Epstein mendatangkan donor seperti yang dijanjikan, tak berarti tindakannya dapat dibenarkan.
Menanggapi kesaksian tersebut, Buffett yang kini berusia 95 tahun menyampaikan pandangannya. Pada Rabu (15/7/2026), Buffet menuturkan bahwa kesalahan memilih orang dalam hubungan sosial juga pernah terjadi pada dirinya. Bahkan baru belakangan ia mengetahui bahwa mereka tidak seperti apa yang ia pikirkan.
Terlepas dari dinamika yang terjadi saat ini, Buffett dan Gates tercatat telah melewati banyak waktu bersama. Gates pun menyatakan sangat menghargai waktu kebersamaan mereka dan berharap dapat memilikinya lebih banyak lagi di masa depan.
Sejak tahun 2006, Buffett berjanji untuk memberikan donasi tahunan kepada yayasan yang kala itu bernama Bill and Melinda Gates Foundation sepanjang hayatnya, ia tercatat telah menyumbangkan dana sebesar US$ 47 miliar.
Namun, Buffett menjelaskan bahwa pemikirannya kini telah berevolusi seiring berjalannya waktu.
Ketika pertama kali membuat janji dua dekade lalu, Buffett merasa ketiga anaknya belum siap mengelola dana sebesar itu.
Kini, ia meyakini bahwa anak-anaknya telah sepenuhnya mampu dan memiliki tujuan yang sangat selaras dengan dirinya.
Buffett juga memastikan bahwa tanpa dukungannya pun, yayasan tersebut masih memiliki sumber daya yang sangat besar, mengingat Gates Foundation mampu menyalurkan dukungan amal sebesar US$ 8.5 miliar pada tahun 2025 saja.
