Astra Dukung Kreativitas Indonesia Tembus Pasar Global lewat ‘MASA Singapore 2026’
Poin Penting
|
SINGAPURA, investortrust.id – PT Astra International Tbk (ASII) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ekonomi kreatif nasional untuk menembus pasar global dengan menjadi salah satu pendukung acara “MASA Singapore 2026: A Sight Into Indonesia's Golden Era”. Ajang ini menjadi panggung lebih dari 100 jenama dan kreator Indonesia untuk memperkenalkan karya terbaik mereka kepada dunia.
Berlangsung di Takashimaya Shopping Centre, Singapura, pada 2–5 Juli 2026, A Movement Across Time (MASA) Singapore 2026 menghadirkan pelaku industri dari berbagai sektor, mulai fesyen, desain, arsitektur, seni, musik, kuliner, hingga hospitality. Melalui ajang ini, kreativitas dan kekayaan budaya Indonesia diperkenalkan kepada masyarakat global, sehingga membuka peluang kolaborasi dan perluasan pasar.
Pembukaan acara dihadiri Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Singapura Hotmangaradja Pandjaitan, Direktur Eksekutif MASA Heliandi Fajar Saputra, Impact Advisor MASA Tiara Josodirjo, Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto, serta para pelaku industri kreatif dan tamu undangan dari Indonesia maupun Singapura.
Baca Juga
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar mengapresiasi dukungan Astra dalam memperkuat eksistensi industri kreatif Indonesia di tingkat internasional. "Kami mengapresiasi dukungan Astra terhadap penyelenggaraan MASA Singapore 2026 sebagai upaya memperkenalkan kreativitas Indonesia kepada dunia,” ujar dia.
Menurut Irene, kemajuan industri kreatif Indonesia membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan agar dapat menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Senada dengan itu, Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto menyatakan, partisipasi Astra dalam MASA merupakan wujud nyata filosofi Catur Dharma yang menempatkan perusahaan sebagai bagian yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Momentum ini, menurut Boy, bukan sekadar menandai dimulainya sebuah pameran, tetapi juga mencerminkan semangat Astra untuk menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara sebagaimana tercermin dalam filosofi Catur Dharma.
“Melalui kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan, Astra terus berupaya menciptakan nilai tambah bagi masyarakat," tandas dia.
Boy Kelana berharap MASA menjadi wadah yang mampu memperkuat industri kreatif Indonesia, sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi para pelaku usaha kreatif untuk berkembang dan menembus pasar internasional.
Dalam ajang tersebut, Astra menghadirkan berbagai produk unggulan dari Desa Sejahtera Astra di Sumba Timur, NTT, serta produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Yayasan Astra–Yayasan Dharma Bhakti Astra. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kain tenun khas Sumba hasil karya para perempuan penenun binaan Desa Sejahtera Astra Sumba Timur.
Astra juga menampilkan berbagai karya hasil kolaborasi dengan D'apoza dan Sepiring Indonesia yang mengangkat kekayaan budaya Nusantara melalui pendekatan kreatif dan inovatif. Tak hanya memamerkan produk, Astra turut menghadirkan dokumentasi berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan di berbagai daerah.
“Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat ekosistem industri kreatif sekaligus memperluas akses pasar bagi produk-produk lokal Indonesia,” tutur Boy Kelana.
Dia menambahkan, setelah menjalani rangkaian MASA Singapore 2026 di Takashimaya Shopping Centre, Singapura, promosi budaya Indonesia berlanjut melalui Indonesia–Singapore Orchid Extravaganza di Gardens by the Bay yang digelar pada 4 Juli hingga 10 Agustus 2026.
Baca Juga
Boy menjelaskan, Astra telah membina lebih dari 1.500 Desa Sejahtera Astra yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut mendorong masyarakat mengembangkan potensi unggulan daerah melalui empat pilar utama, yakni kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.
Dari jumlah tersebut, kata Boy, 492 Desa Sejahtera Astra telah berhasil melakukan ekspor dengan nilai akumulatif mencapai Rp411,7 miliar. Produk yang dipasarkan mencakup komoditas pertanian dan perkebunan, makanan olahan, kerajinan, fesyen, hingga berbagai produk berbasis budaya dan potensi lokal.
“Komitmen itu sejalan dengan cita-cita Astra untuk mewujudkan Sejahtera Bersama Bangsa, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pengembangan kreativitas, pemberdayaan masyarakat, dan perluasan akses pasar bagi produk-produk Indonesia di kancah global,” papar dia.
