Bursa Eropa Bergerak Fluktuatif, Sinyal Perlambatan Ekonomi Bayangi Pasar
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id - Bursa saham Eropa bergerak fluktuatif pada Kamis (21/5/2026). Data aktivitas bisnis yang melemah dan ketidakpastian konflik Timur Tengah membayangi pasar.
Baca Juga
Saham Tambang dan Bank Angkat Bursa Eropa di Tengah Gejolak Obligasi Global
Pemimpin Tertinggi Iran memerintahkan agar uranium yang hampir mencapai tingkat senjata tidak dikirim ke luar negeri. Langkah tersebut dinilai dapat memperumit proses negosiasi damai antara Iran dan Amerika Serikat yang tengah berlangsung.
Dilaporkan CNBC, indeks pan-Eropa Stoxx 600 ditutup menguat tipis setelah sepanjang sesi perdagangan bergerak naik turun di tengah sentimen geopolitik dan kekhawatiran ekonomi global. Mayoritas sektor dan bursa utama Eropa akhirnya berhasil masuk zona hijau pada perdagangan sore.
Pasar sebelumnya sempat mendapatkan dorongan positif setelah Presiden AS Donald Trump menyebut Washington berada pada “tahap akhir” negosiasi dengan Iran. Pernyataan tersebut sempat meredakan kekhawatiran investor terkait eskalasi konflik Timur Tengah.
Namun, harga minyak kembali menguat setelah muncul laporan bahwa Iran tetap ingin mempertahankan cadangan uranium diperkaya di dalam negeri. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik sekitar 1,7% menjadi US$99,90 per barel, sementara Brent menguat 1,3% ke level US$106,35 per barel.
Di sektor korporasi, operator satelit global asal Paris, Eutelsat, melonjak 22%. Reli saham perusahaan yang kerap disebut sebagai penantang Eropa bagi SpaceX itu terjadi menjelang rencana IPO bersejarah perusahaan milik Elon Musk tersebut.
Baca Juga
SpaceX Ungkap Kepemilikan Bitcoin Rp 23 Triliun Jelang IPO Raksasa
Namun, skala kedua perusahaan masih sangat jauh. SpaceX diperkirakan memiliki valuasi hingga US$1,75 triliun saat IPO awal bulan depan, sedangkan kapitalisasi pasar Eutelsat baru sekitar 4,05 miliar euro.
Saham produsen satelit Jerman OHB juga mencatat kenaikan signifikan, sedangkan perusahaan satelit asal Luksemburg SES ditutup naik 8%.
Di sektor penerbangan, saham EasyJet naik 0,9% meski maskapai bertarif murah tersebut melaporkan konflik Timur Tengah telah memperlambat pemesanan tiket dan meningkatkan biaya operasional. Perusahaan mencatat rugi sebelum pajak sebesar 552 juta poundsterling untuk enam bulan hingga 31 Maret, meningkat dibandingkan kerugian 394 juta pound pada periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, produsen gim video asal Prancis Ubisoft berhasil memangkas kerugian intraday namun tetap ditutup melemah 2% setelah melaporkan rugi operasional sebesar 1,3 miliar euro pada tahun fiskal 2026.
Saham BT Group turun 4,9% setelah perusahaan telekomunikasi Inggris tersebut melaporkan pendapatan tahunan yang disesuaikan turun 4% menjadi 19,6 miliar pound akibat lemahnya bisnis internasional. Meski demikian, laba sebelum pajak naik 8% secara tahunan menjadi 1,4 miliar pound.
Dari sisi makroekonomi, data PMI kilat Inggris dan Prancis memperlihatkan pelemahan tajam dalam aktivitas bisnis pada Mei. PMI komposit Inggris turun ke level 48,5, jauh di bawah ekspektasi analis sebesar 51,6. Sektor jasa Inggris menjadi titik lemah utama dengan PMI hanya 47,9.
Di Prancis, PMI komposit anjlok ke 43,5 dari sebelumnya 47,6 pada April, menandai penurunan terbesar dalam lima setengah tahun terakhir. Aktivitas bisnis negara tersebut juga jatuh ke level terendah dalam 66 bulan terakhir.

