Wujudkan Kemerdekaan Finansial, Danamon Ajak Masyarakat Terapkan Strategi Budgeting 40-30-20-10, Apa Itu?
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) mengajak masyarakat untuk menggapai kemerdekaan finansial dengan cara menabung.
Consumer Funding & Wealth Business Head Bank Danamon Indonesia Ivan Jaya mengungkapkan, strategi budgeting yang baik dapat membantu masyarakat menggapai kemerdekaan finansial. Di mana, salah satu strategi yang efektif adalah strategi 40-30-20-10.
"Strategi 40-30-20-10 adalah 40% digunakan untuk kebutuhan biaya hidup, 30% maksimal untuk membayar cicilan utang, 20% untuk tabungan, dan 10% untuk ibadah atau sosial," ujar Ivan dalam acara Journalist Class yang bertajuk “Wujudkan Kemerdekaan Finansial dengan Menabung” di Menara Bank Danamon, Jakarta, Rabu (14/8/2024).
Lebih lanjut, Ivan menyebut, terdapat berbagai jenis tabungan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan finansial yang berbeda-beda.
"Penting untuk Anda mengenal jenis tabungan, karakter, serta fitur yang dibutuhkan," ungkap Ivan.
Ivan menjelaskan, terdapat beberapa jenis tabungan dan fungsinya. Pertama, tabungan regular digunakan untuk transaksional sehari-hari. Biasanya dilengkapi dengan bebas biaya admin, transfer, dan tarik tunai. Adanya cashback transaksi dan promo lainnya.
Kemudian, tabungan dana darurat digunakan untuk menghadapi situasi finansial yang tidak terduga. Tabungan ini, kata Ivan, khusus terpisah dari tabungan regular dan sifatnya harus fleksibel alias dapat diambil kapan saja.
Selanjutnya, tabungan pendidikan yang biasanya dipersiapkan untuk pendidikan anak dalam bentuk tabungan berjangka dan memiliki bunga yang tinggi.
Lalu, tabungan multi currency atau tabungan dengan valuta asing yang digunakan untuk berpergian ke luar negeri atau transaksi valuta asing, karena dilengkapi dengan fitur berbagai mata uang asing dalam satu rekening.
Di sisi lain, Ivan menuturkan, selain strategi 40-30-20-10, masyarakat juga bisa menerapkan strategi atau metode Kakeibo, yaitu gaya hidup hemat asal Jepang.
"Kakeibo adalah sebuah metode yang berfokus pada prinsip mindful spending, sehingga setiap individu dapat mengoptimalkan pengelolaan finansial mereka," jelas Ivan.
Terkait metode Kakeibo ini, Ivan membeberkan, terdapat berbagai cara yang dapat diterapkan untuk memulai metode Kakeibo. Pertama, mulailah mencatat seluruh pemasukan dan pengeluaran tetap untuk mengetahui budget yang dimiliki.
Selanjutnya, mengetahui berapa banyak yang perlu disisihkan dari anggaran untuk mencapai tujuan tabungan. Lalu, catat pengeluaran harian, serta kelompokkan dalam kategori tertentu untuk mengetahui kebiasaan belanja.
Terakhir, di akhir bulan, Ivan menuturkan agar melakukan refleksi terkait pengeluaran bulanan dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan untuk mengoptimalkan budget.
"Pengkategorian pengeluaran juga memungkinkan setiap orang untuk mengidentifikasi pengeluaran yang lebih penting, Dalam Kakeibo, dikenal empat kategori pengeluaran, seperti kebutuhan sehari-hari, keinginan, culture, dan kebutuhan yang tidak terduga," imbuh Ivan.

