BRI (BBRI) Siapkan Kas Rp 25 Triliun saat Lebaran dan 175 Bus Mudik Gratis
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) siap memenuhi kebutuhan uang tunai dan transaksi nasabah selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026 dengan mengalokasikan dana tunai sebesar Rp 25 triliun. Jumlah itu menurun dibandingkan momentum Ramadan tahun lalu. Pada saat yang sama, bank pelat merah dengan kode emiten BBRI itu terus memperkuat layanan digitalnya.
"Persediaan kas kita siapkan tahun ini Rp 25 triliun. Ini bersumber dari saldo kas BRI ada Rp 19,7 triliun ditambah kebutuhan kas selama 7 hari masa kerja yaitu sekitar Rp 5,3 triliun. Ini dari tahun ke tahun sebenarnya turun semua karena meningkatnya pengguna layanan digital banking kita. Jadi, kalau saya boleh cerita, tahun 2024 itu kita siapkan Rp 29 triliun untuk 10 hari. Kemudian 2025 kita Rp 27 triliun siapkan itu untuk 11 hari. Nah sekarang 7 hari kita siapkan Rp sekitar 25 triliun. Tapi jangan khawatir, itu tidak kurang karena kami sudah analisa seoptimal mungkin bahwa Rp 25 triliun itu akan lebih untuk memenuhi kebutuhan kas selama Ramadan," kata Direktur Operasional BRI Hakim Putratama dalam Iftar Sahabat Pers BRI, Selasa (10/3/2026).
Hakim mengatakan, penurunan penyediaan uang tunai merupakan bagian dari perubahan pola transaksi nasabah yang semakin beralih ke layanan digital. Selain mengikuti tren, langkah tersebut juga menjadi bagian dari strategi efisiensi operasional perusahaan. Di mana, semakin besar jumlah uang tunai yang beredar, semakin besar pula biaya yang harus dikeluarkan bank untuk menjaga keamanan, distribusi, serta pengelolaannya. Oleh karena itu, BRI terus mendorong masyarakat menggunakan layanan pembayaran digital yang lebih praktis dan efisien.
"Tren biaya yang kita buat adalah peningkatan satu, di QRIS, dan peningkatan penggunaan BRImo. Itu yang memberikan impact yang luar biasa terhadap penurunan ketersediaan kas. Jadi, sekarang kan semua rata-rata restoran itu pakai QRIS," katanya.
Baca Juga
BRI (BBRI) Salurkan Kredit Program Perumahan Rp 2,3 Triliun hingga Februari 2026
Hakim juga memaparkan, penyediaan uang tunai ini didukung oleh kesiapan infrastruktur meliputi 9.657 ATM dan mesin setor tarik (CRM), kemudian lebih dari 280.000 EDC. Selain itu, BRI juga memiliki 1,2 juta agen BRILink dan juga lebih dari 4,6 juta titik QRIS.
"Kami berkomitmen untuk menjaga semua jaringan yang tersedia ATM, EDC, dan kemudian CRM itu selalu dijaga di level di atas 99%, sehingga error-nya akan diminimalkan. Kemudian contactcenter kita ada 24 jam ready Baik voice, non-voice, maupun self-service channel," kata Hakim.
Sementara untuk operasional, Hakim mengatakan selama momentum lebaran, kantor cabang dan kantor kas perusahaan masih beroperasi pada 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 dari pukul 08.00 sampai 15.00 khusus melayani setor dan tarik tunai.
Baca Juga
Cetak Laba Rp 10,38 Triliun, Perusahaan Anak BRI Jadi Sumber Pertumbuhan Baru
Lanjut Hakim, BRI juga menyelenggarakan program Mudik Bersama BRI 2026 yang akan dilaksanakan pada Selasa, 17 Maret 2026, dengan menyediakan 100 bus untuk sekitar 5.000 pemudik. Program ini melayani beberapa rute perjalanan seperti Jakarta–Yogyakarta, Jakarta–Wonogiri, dan Jakarta–Surabaya. Selain itu, BRI juga menyediakan 75 bus bagi pemudik yang akan kembali ke wilayah Padang, Sumatera Barat dalam rangka periode Lebaran 2026.
"Kita menyediakan program mudik bersama BRI 2026. Yang akan dilaksanakan Insyaallah tahun 17 Maret 2026,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, program Mudik Bersama BRI telah berjalan selama tiga tahun dan rencananya program ini terus berlanjut setiap momen menjelang mudik Lebaran pada tahun berikutnya. "Jadi, ini juga merupakan inisiatif yang mungkin bisa menjadi pelepas dahaga bagi saudara-saudara kita yang susah mendapatkan tiket dalam tujuan pulang mudik ke kampung,” pungkas Hakim.

