Ini 5 Langkah Praktis dari Astra Life untuk Wujudkan Mimpi Keluarga di Tahun Kuda Api 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada Selasa (17/2/2026) dikenal sebagai Tahun Kuda Api yang merupakan simbol energi, keberanian, dan respons cepat dalam menangkap peluang. Astra Life membagikan lima langkah praktis untuk wujudkan mimpi keluarga.
Menurut Marketing, Corporate Communication, Literacy & Inclusion Department Head Astra Life, Kurniasari S Pranoto, di tengah ritme yang serba cepat, keberanian tetap perlu dibarengi kesiapan, yaitu perencanaan yang matang, pengelolaan risiko, dan disiplin finansial agar setiap mimpi keluarga bisa diwujudkan secara berkelanjutan.
“Di Tahun Kuda Api yang identik dengan energi untuk mewujudkan mimpi, keluarga Indonesia perlu tetap menjaga kesehatan finansial,” kata Kurniasari dalam keterangan pers, Selasa (17/2/2026).
Kurniasari menegaskan, kunci utamanya adalah disiplin mengelola keuangan, melakukan diversifikasi sumber penghasilan, serta menghindari keputusan impulsif yang sering muncul saat gaya hidup ikut meningkat.
Baca Juga
Pemerintah Luncurkan Logo Kuda Api Imlek Festival 2026, Kaya Makna Budaya Indonesia
"Dengan strategi yang tepat, keluarga dapat membangun pertumbuhan jangka panjang dan meminimalkan risiko finansial," ujar dia.
Berikut lima langkah praktis dari Astra Life yang dapat dipertimbangkan kepala keluarga untuk membuka peluang sekaligus mengurangi risiko dalam perjalanan mewujudkan mimpi di tahun 2026.
1. Mulai Menjalankan Bisnis Pribadi
Memulai bisnis adalah langkah berani dan akan lebih kuat bila dimulai dengan fondasi yang siap. Pastikan Anda memiliki modal awal, keterampilan dasar, serta pemahaman pasar.
Dalam praktiknya, tantangan yang umum terjadi antara lain modal tergerus, arus kas tidak terkelola, persaingan ketat, minim riset pasar, hingga aspek legal.
Agar bisnis lebih sehat sejak awal, beberapa langkah yang disarankan yaitu pisahkan keuangan pribadi dan bisnis (rekening terpisah), tetapkan ‘gaji’ untuk diri sendiri sebagai pemilik usaha.
Selanjutnya, buatlah anggaran dan pembukuan sederhana yang konsisten, serta manfaatkan aplikasi pendukung untuk pencatatan dan monitoring arus kas. Dengan menjalankan disiplin ini, Anda akan lebih sadar terhadap untung-rugi dan dapat melindungi aset pribadi dari risiko bisnis.
Baca Juga
Astra Life Catatkan Pendapatan Premi Bruto Rp 1,5 Triliun di Kuartal I 2025, Tumbuh 7,14%
2. Pertimbangkan ‘Investasi Leher ke Atas’
Investasi terbaik sering kali dimulai dari diri sendiri. ‘Investasi leher ke atas’ adalah upaya pengembangan diri untuk meningkatkan keterampilan, wawasan, dan kompetensi, yang pada akhirnya membuka peluang karier dan meningkatkan kualitas hidup. Bentuknya bisa beragam, seperti melanjutkan studi S2/S3, bootcamp, kursus, seminar, workshop, hingga membaca buku.
Tantangan yang perlu diantisipasi biasanya terkait komitmen jangka panjang, konsistensi, dan kebutuhan biaya. Namun jika anggarannya sudah tersedia, investasi ini layak dimulai dari sekarang, karena dampaknya bisa memperluas pilihan masa depan.
3. Memulai KPR Rumah dengan Persiapan Menyeluruh
Rumah sering menjadi mimpi besar keluarga, tetapi keputusan KPR (kredit pemilikan rumah) perlu dibangun di atas persiapan finansial yang rapi. Selain uang muka (DP), perencanaan KPR idealnya memasukkan komponen biaya, seperti biaya kredit KPR dan administrasinya, legalitas (notaris, AJB, balik nama, cek sertifikat), Pajak (PPN, BPHTB, PBB), Asuransi dan biaya tak terduga (appraisal, renovasi, booking fee), serta biaya pasca-huni, yaitu perabot, keamanan lingkungan, sampah, listrik, dan lain-lain.
Keluarga juga perlu mempertimbangkan proteksi jiwa agar ahli waris memiliki perlindungan finansial apabila terjadi risiko pada pencari nafkah. Dengan demikian, tujuan memiliki rumah tidak berubah menjadi beban di masa depan.
4. Memenuhi Inner Child, Tetap dalam Batas yang Sehat
Memenuhi keinginan yang tertunda adalah hal yang wajar, termasuk bagi kepala keluarga. Mulai dari mencoba kelas olahraga yang lagi popular, seperti padel dan hyrox, atau menjalani hobi olahraga tenis, badminton, gym, hingga koleksi barang tertentu.
Baca Juga
Astra Life Hadirkan Program Wakaf Untuk Lansia & Yatim Dhuafa di Ramadan Tahun Ini
Semuanya bisa menjadi bagian dari menjaga kesehatan mental dan kualitas hidup. Kuncinya, lakukan dengan prinsip terukur. Tetap pastikan kebutuhan utama keluarga, dana darurat, dan rencana jangka panjang tidak terganggu. Dengan begitu, kebahagiaan hari ini tetap sejalan dengan keamanan esok hari.
5. Siapkan Warisan Sejak Sekarang
Membicarakan warisan sering terasa berat. Padahal perencanaan yang dilakukan lebih awal justru bisa memberikan ketenangan. Salah satu instrumen yang dapat dipertimbangkan adalah asuransi jiwa sebagai safety net keuangan keluarga. Dibandingkan aset lain yang membutuhkan maintenance dan proses administrasi panjang (misalnya properti), asuransi jiwa bisa menjadi solusi yang lebih praktis dalam perencanaan warisan.
Di Astra Life, keluarga dapat mempertimbangkan ASLI Ultimate Protection, asuransi jiwa tradisional dengan masa pertanggungan seumur hidup hingga usia 99 tahun. Produk ini memberikan bonus uang pertanggungan sebesar 2,5% per tahun mulai tahun polis ke-6 hingga ke-15 (selama 10 tahun), serta manfaat akhir kontrak sebesar 125% dari uang pertanggungan.
Selain itu, melalui platform e-commerce ilovelife.co.id, Astra Life menyediakan produk Flexi Life, asuransi jiwa murni yang dapat memberikan uang pertanggungan hingga Rp 5 miliar tanpa cek medis dengan proses pendaftaran yang cepat, transparan, serta dilengkapi fitur simulasi untuk membantu keluarga menyesuaikan premi dengan kebutuhan.

