2025, IFG Life dan Mandiri Inhealth Bayar Klaim Rp 10,7 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), perusahaan asuransi jiwa milik negara dan PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) mencatat pembayaran klaim dan manfaat asuransi Rp 10,7 triliun sepanjang 2025 kepada lebih 1,1 juta peserta, menegaskan kepercayaan sebagai fondasi bisnis dan perlindungan nyata bagi masyarakat.
Pembayaran klaim kedua perusahaan yang merupakan bagian Indonesia Financial Group (IFG), holding BUMN sektor asuransi, penjaminan, dan investasi ini dilakukan tepat waktu sesuai polis.
"Pembayaran klaim mencerminkan tanggung jawab perusahaan dalam menjaga keandalan layanan perlindungan," kata Direktur Keuangan merangkap Pelaksana Tugas Direktur Operasional IFG Life Ryan Diastana Firman dikutip Jumat (13/2/2026).
Baca Juga
IFG Life Bagikan 5 Tips Capai Kesejahteraan Finansial Untuk Sambut 2026
Kepercayaan peserta dinilai menjadi faktor utama keberlanjutan industri asuransi, karena hubungan antara perusahaan dan peserta bergantung pada kemampuan memenuhi janji perlindungan.
Dia menyatakan kemampuan perusahaan membayar klaim secara konsisten menjadi indikator kesehatan bisnis asuransi. "Sepanjang 2025, IFG Life telah membayar klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp 6,3 triliun kepada lebih dari 480.000 peserta," ujar Ryan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Utama Mandiri Inhealth Marihot H. Tambunan menekankan pentingnya pengalaman peserta dalam menggunakan layanan asuransi, tidak hanya manfaat finansial yang diterima.
"Kami ingin peserta merasakan proses layanan asuransi yang jelas dan mudah. Fokus kami bukan hanya pada manfaat, tetapi pengalaman peserta saat menggunakan layanan Mandiri Inhealth," kata dia.
Dengan dukungan jaringan layanan yang luas, Mandiri Inhealth terus berupaya memastikan peserta mendapatkan layanan yang konsisten, dapat diandalkan, dan tepercaya. "Untuk menjaga kepercayaan tersebut, Mandiri Inhealth telah membayar klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp 4,4 triliun," kata Tambunan.
Baca Juga
Lewat 5 Hal Ini, IFG Dorong Resolusi Keuangan Sehat untuk Hadapi Ketidakpastian Ekonomi 2026
Seiring penguatan kolaborasi setelah bergabungnya Mandiri Inhealth ke dalam ekosistem IFG pada 2024, kedua perusahaan memperluas dampak layanan perlindungan bagi masyarakat. Sinergi tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem asuransi yang relevan dengan kebutuhan peserta serta memperkuat integrasi layanan kesehatan dan perlindungan jiwa.
Dengan dukungan lebih 8.000 provider layanan kesehatan rekanan di berbagai wilayah Indonesia, IFG Life dan Mandiri Inhealth meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan sekaligus memperluas jangkauan perlindungan bagi keluarga Indonesia.

