Bank Mandiri Sabet Best Stock Awards 2026 Kategori Saham Top Performer dan Big Cap
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyabet penghargaan Best Stock Awards 2026 Kategori Saham Top Performer 2025 BUMN Keuangan dan Big Cap. Ajang ini diselenggarakan oleh Investortrust dan Infovesta Utama di The Westin, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Sedikit mengintip torehan Bank Mandiri, BUMN sektor keuangan ini telah menyalurkan dividen interim untuk tahun buku 2025 sebesar Rp 9,3 triliun kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1/2026).
Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengungkapkan, pembagian dividen ini mencerminkan fundamental perseroan yang tetap solid, likuiditas yang terjaga, serta konsistensi kinerja dalam memberikan nilai tambah berkelanjutan.
“Pembagian dividen interim ini menjadi bukti konsistensi Bank Mandiri dalam memberikan nilai optimal bagi para pemegang saham, sejalan dengan pengelolaan kinerja dan fundamental perseroan yang tetap solid,” ujarnya, dikutip Sabtu (24/1/2026).
Baca Juga
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), bank berkode saham BMRI itu membagikan dividen interim sebesar Rp 100 per saham kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 7 Januari 2026.
Menurut Riduan, keputusan pembagian dividen interim telah mempertimbangkan kondisi permodalan yang solid serta likuiditas perusahaan yang memadai.
“Melalui kinerja keuangan yang terjaga, Bank Mandiri tetap memiliki ruang yang cukup untuk mendukung pertumbuhan bisnis ke depan,” katanya.
Lebih lanjut, pembagian dividen interim tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi Bank Mandiri kepada negara, mengingat Danantara Indonesia merupakan pemegang saham terbesar perseroan.
“Hal tersebut sejalan dengan upaya optimalisasi nilai investasi pemerintah serta penguatan peran Bank Mandiri dalam mendukung agenda pembangunan nasional,” ucap Riduan.
Pembagian dividen tersebut didorong oleh kinerja positif Bank Mandiri hingga akhir November 2025.
Merujuk pada laporan keuangan Bank Only di akhir November 2025, kredit Bank Mandiri mampu mencatatkan pertumbuhan sebesar 13,1% secara tahunan atau year on year (YoY) menjadi Rp 1.452 triliun, melampaui rata-rata pertumbuhan kredit secara industri.
Mengutip laman resmi Bank Mandiri, pertumbuhan juga ditopang peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 15,9% secara tahunan menjadi Rp 1.584 triliun. Rasio kredit terhadap dana pihak ketiga atau Loan to Deposit Ratio (LDR) Bank Mandiri juga terjaga optimal pada kisaran 91%, mencerminkan likuiditas yang sehat serta kapasitas ekspansi pembiayaan yang masih terbuka hingga akhir tahun, seiring pengelolaan struktur pendanaan yang semakin stabil.
Baca Juga
Bank Mandiri Laksanakan Mandat Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan UMKM
Sejalan dengan pertumbuhan kredit yang positif, total aset Bank Mandiri (bank only) per November 2025 turut naik hingga mencapai Rp 2.120 triliun atau tumbuh 14,6% secara tahunan.
“Ke depan, Bank Mandiri akan terus menjaga konsistensi kinerja sekaligus memperkuat kontribusi perseroan bagi perekonomian nasional melalui sinergi ekosistem Mandiri Group dan akselerasi di berbagai sektor usaha,” ujar Riduan.
“Sehingga kinerja Bank Mandiri tetap unggul dan bertumbuh secara berkelanjutan,” sambung dia.

