Permata Bank Ajak Pelaku Industri dan Pemerintah Bahas Strategi Hadapi Tantangan Ekonomi Global
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Permata Tbk (BNLI) atau Permata Bank kembali menyelenggarakan forum tahunan Economic Outlook 2026 untuk memberikan perspektif yang berharga kepada para nasabah mengenai lanskap ekonomi di masa mendatang. Acara ini diselenggarakan di St. Regis Hotel, Jakarta yang dibuka oleh Direktur Utama Permata Bank Meliza M Rusli dan dihadiri oleh Dirjen Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu yang memberikan keynote speech. Economic Outlook 2026 dari Permata Bank ini diharapkan dapat menyediakan ruang dialog strategis antara otoritas fiskal, pelaku industri prioritas, dan pemangku kepentingan ekonomi untuk memetakan risiko dan peluang di tahun mendatang.
“Dunia berubah dengan cepat dan tidak terduga. Saat ini Indonesia berada pada momen penentu untuk melangkah maju. Di tahun mendatang kita harus siap bertransformasi guna menghidupkan kembali pertumbuhan domestik dan memperkuat ketahanan ekonomi. Permata Bank dan Bangkok Bank berkomitmen untuk mendukung nasabah dalam menghadapi tantangan dan menangkap peluang, melalui wawasan, solusi, dan konektivitas di seluruh ASEAN," kata Direktur Utama Permata Bank Meliza M Rusli dalam siaran pers, Senin (3/11/2025).
Mengusung tema "Reviving Domestic Growth, Navigating Global Shocks”, selain keynote speech yang dibawakan oleh Febrio Nathan Kacaribu dengan pembahasan arah kebijakan fiskal dan moneter Indonesia di tengah tekanan global, Economic Outlook 2026 juga menghadirkan sesi diskusi panel yang melibatkan perusahaan di Indonesia dan ASEAN, dengan eksplorasi pada dua tema utama. Yakni, transformasi ekonomi digital dan pertumbuhan berkelanjutan.
Baca Juga
Dalam panel pertama hadir Vikram Sinha (President Director & Chief Executive Officer PT Indosat Tbk), Adi Rahman Adiwoso (PT President Director PT Pasifik Satelit Nusantara ), dan Bani Maulana Mulia (President Director PT Samudera Indonesia Tbk) yang berdiskusi dalam topik Digital Economy Transformation: Navigating Opportunities and Strategic Imperatives for Indonesia's Future Growth".
Panel ini mengidentifikasi strategi dan peta jalan konkret dari para penyedia infrastruktur digital terkemuka dalam menghadapi tantangan ekonomi digital, khususnya perubahan perilaku konsumen, lonjakan permintaan data, digitalisasi rantai pasok, dan meningkatnya persaingan global.
Sementara dalam panel kedua diisi oleh Pathama Sirikul (ESG Steering Committee PT SCG Indonesia), Saurabh Mishra (President Director IVL Indonesia ) dan Kobsak Pootrakool (Director & Senior Executive Vice President Bangkok Bank) . Dalam topik “Driving Resilient Growth Through Sustainability'. Mereka mendiskusikan b agaimana keberlanjutan dapat menjadi keunggulan strategi sehingga memungkinkan bisnis untuk tumbuh secara bertanggung jawab, memperkuat ketahanan, dan menciptakan nilai yang berkelanjutan untuk masa depan.
Baca Juga
Ekonom PermataBank Sebut Penurunan BI Rate Berpotensi Tekan Cost of Fund Perbankan
Menutup acara Economic Outlook 2026 , Evi Hiswanto , Direktur Corporate Banking Permata Bank mengungkapkan, tema yang ditetapkan untuk Economic Outlook 2026 adalah untuk menghadirkan sebuah forum dengan membawa visi yang jelas, pandangan ke depan perspektif yang bermakna. "Dua diskusi panel
komprehensif terhadap tantangan yang akan kita hadapi, sekaligus memberikan ruang untuk pemikiran strategis dan solusi yang relevan untuk menjawab masa depan," ungkapnya.

