Andalkan Inovasi Produk Deposito Digital, DPK Krom Bank Melesat 214% per Agustus 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Minat masyarakat terhadap tabungan dan deposito masih tinggi, meski Bank Indonesia memangkas suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 5%. Salah satunya tercermin dari DPK PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) yang mencatat lonjakan agresif per Agustus 2025.
Presiden Direktur Krom Bank Anton Hermawan mengungkapkan, hingga Agustus 2025, pihaknya berhasil menghimpun DPK sebesar Rp 6,30 triliun atau melonjak 214% dibanding periode yang sama 2024 yang hanya Rp 2 triliun.
Pertumbuhan ini, lanjut dia, ditopang oleh tiga segmen utama, yaitu giro yang naik 235% (yoy), tabungan tumbuh 395% (yoy), dan deposito meningkat 187% (yoy) per Agustus 2025.
“Tabungan dan deposito Krom Bank memberikan kontribusi tertinggi sebesar Rp 6,28 triliun per Agustus 2025. Pertumbuhan ini sejalan juga dengan minat dan kebutuhan masyarakat yang mengutamakan kecepatan layanan, fleksibel, dan keamanan,” ujarnya, dalam keterangan pers, Selasa (16/9/2025).
Baca Juga
Krom Bank (BBSI) Raup Laba Rp 73,2 Miliar, Tumbuh 12,36% di Kuartal II 2025
Pertumbuhan tersebut, lanjut Anton, tak lepas dari inovasi dan kolaborasi dengan ekosistem digital yang memperkuat layanan perbankan. Menurutnya, Krom Bank fokus memberikan pengalaman perbankan terbaik bagi nasabah yang didominasi generasi muda.
“Serta menjaga likuiditas dengan menerapkan strategi menyeimbangkan modal, DPK, dan penyaluran kredit untuk mencatatkan laba perusahaan yang konsisten,” katanya.
Anton mengatakan, salah satu pendorong pertumbuhan adalah produk deposito digital yaitu Krom Flex dan Krom Max. Krom Flex menawarkan bunga 6,5%-7,75% per tahun dengan fleksibilitas pencairan awal tanpa penalti, di mana setiap nasabah tetap menerima bunga minimal 6%.
Sementara itu, Krom Max menawarkan bunga hingga 8,25% per tahun untuk tujuan keuangan jangka panjang, meski bunga tidak diberikan jika dana dicairkan sebelum jatuh tempo.
“Di Krom Bank, tenor dapat dipilih dari 14 hari hingga 1 tahun dengan setoran awal minimal Rp 100.000, serta fasilitas pencairan awal tanpa penalti, sehingga tak perlu khawatir apabila membutuhkan dana darurat,” ucap Anton.
Baca Juga
Nasabah, kata dia, juga dapat membuka hingga 40 pos deposito berbeda yang memudahkan alokasi dana sesuai tujuan keuangan. Seluruh proses, dari pembukaan hingga pencairan deposito juga dilakukan melalui aplikasi dengan pencairan dana yang dapat diterima dalam hitungan menit.
Anton menyatakan, strategi bisnis Krom Bank ke depan mencakup peningkatan akuisisi nasabah, diversifikasi produk, kolaborasi dengan mitra strategis, serta memperkuat konektivitas digital.
“Kami optimistis dapat menutup tahun 2025 ini dengan kinerja yang baik dan memberikan dampak positif bagi nasabah dan masyarakat,” katanya.

