Gandeng Bank Jakarta, Pemerintah DKI Salurkan Bansos ke 56.351 Penerima Manfaat Baru 8-31 Agustus 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id -- Pemerintah DKI Jakarta menyerahkan bantuan sosial (bansos) pemenuhan kebutuhan dasar, berupa Kartu Lansia Jakarta, Kartu Anak Jakarta, dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta ke 56.531 manfaat baru. Penyerahan dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dilakukan secara simbolis kepada sejumlah perwakilan penerima manfaat baru.
Penyaluran bansos dilakukan pada 8-31 Agustus 2025. Dalam program ini pemerintah bekerja sama dengan Bank Jakarta.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta Iqbal Akbarudin mengatakan bahwa kegiatan tersebut didasarkan pada Keputusan Gubernur No. 541 Tahun 2025 tentang Perubahan Keputusan Gubernur No. 270 Tahun 2025 tentang Penerima dan Besaran Bantuan Sosial untuk Pemenuhan Kebutuhan Dasar Bagi Anak Usia Dini, Lanjut Usia, dan Penyandang Disabilitas Tahun Anggaran 2025.
"Bansos yang diberikan yaitu uang sebesar Rp300 Ribu per orang per bulan yang disalurkan melalui rekening masing-masing penerima manfaat sesuai timeline uang," kata Iqbal di Balaikota.
Adapun total penerima manfaat baru sebanyak 56.351 dengan rincian penerima Kartu Lansia Jakarta sebanyak 38.414 orang, penerima Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta sebanyak 4.489 orang, dan penerima Kartu Anak Jakarta sebanyak 13.448 orang. Dengan demikian telah tercapai 213.366 penerima manfaat dari kuota 219.222 penerima manfaat Tahun 2025.
"Penyaluran Kartu ATM bagi penerima manfaat baru akan dilaksanakan dari mulai hari ini tanggal 8 Agustus 2025 sampai dengan 31 Agustus 2025 yang akan dilaksanakan di 5 wilayah kota, administrasi, dan kabupaten kepulauan seribu," ujarnya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berharap bantuan sosial yang disalurkan dapat bermanfaat. Ia pun berpesan agar bantuan tersebut tidak disalahgunakan.
"Saya secara khusus memberikan pesan kepada saudara-saudara sekalian, agar uang ini tidak digunakan untuk judol. Jangan sampai digunakan untuk judol. Nggak ada manfaatnya, yang ada adalah kerugian bagi saudara-saudara sekalian," kata Pramono di Balaikota, Jumat.

