Gandeng Kemenparekraf, Bank Mandiri Perkuat Dukungan untuk Pelaku Usaha Kreatif
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya mempercepat inklusi keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjalin kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk memperkuat sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya pelaku ekonomi kreatif.
SEVP Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Dadang Ramadhan mengungkapkan, melalui inisiatif ini pihaknya berkomitmen untuk memperluas akses layanan keuangan, sekaligus mendorong literasi keuangan di kalangan pelaku usaha kreatif.
“Industri kreatif menyimpan potensi luar biasa untuk menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, Bank Mandiri mendorong percepatan literasi dan inklusi keuangan kepada para pelaku usaha kreatif agar dapat naik kelas dan mampu berdaya saing secara global,” ujarnya, dalam keterangan pers, Rabu (9/7/2025).
Baca Juga
Tumbuhkan Ekonomi Inklusif, Bank Mandiri Bekali 70 Usahawan Kreatif Naik Kelas di Depok
Sebagai bagian dari kerja sama ini, Bank Mandiri menggelar program pelatihan UMKM kreatif di tiga kota, yaitu Surabaya, Depok, dan Yogyakarta. Lebih dari 200 pelaku usaha dari berbagai subsektor ekonomi kreatif, seperti kuliner, kriya, fesyen, seni pertunjukan, hingga teknologi digital (animasi, game, aplikasi, dan konten digital), menjadi peserta program ini.
Dadang mengatakan, peserta mendapatkan materi menyeluruh, mulai dari literasi keuangan, perhitungan harga pokok produksi, penyusunan laporan keuangan, hingga edukasi pajak dan kewaspadaan terhadap pinjaman ilegal.
“Tak hanya teori, kami juga melakukan pendampingan pasca pelatihan sebagai upaya memperkuat ketahanan bisnis mereka,” katanya.
Menurut Dadang, program ini menjadi wujud sinergi antara Bank Mandiri, pemerintah, dan komunitas lokal dalam menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang tangguh. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, kegiatan ini juga mendukung agenda sustainable development goal’s (SDGs), khususnya penciptaan lapangan kerja yang layak.
Bank Mandiri, lanjut dia, juga memperluas perannya dalam mendukung sektor ekonomi kreatif digital melalui ekosistem Mandiri Group, yang membuka peluang investasi bagi startup teknologi yang berkontribusi terhadap ekonomi kreatif.
“Kami membangun ekosistem yang menyeluruh, termasuk di dalamnya aspek digitalisasi untuk mendukung dan mengoptimalkan potensi ekonomi kreatif sebagai motor baru penggerak ekonomi nasional,” ucap Dadang.
Baca Juga
Didominasi Sektor Produksi, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 20,19 Triliun per Mei 2025
Selain itu, Bank Mandiri juga telah lama menjalankan program Wirausaha Muda Mandiri (WMM) sejak 2007, yang tak hanya menjadi ajang kompetisi bisnis, tapi juga program inkubasi dan pembinaan bagi wirausahawan muda dari berbagai daerah di Indonesia.
“Melalui akselerasi berbagai program seperti pelatihan UMKM kreatif, pendanaan, hingga pembinaan wirausaha muda di Indonesia, Bank Mandiri ingin memastikan inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi berjalan paralel,” katanya.
“Ini adalah bagian dari strategi besar kami untuk membentuk masa depan ekonomi Indonesia yang lebih tangguh dan berkelanjutan,” sambung Dadang.

