DBS Indonesia Tawarkan Konektivitas Regional pada Nasabah Tajir
JAKARTA, Investortrust.id - Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika geopolitik yang semakin kompleks, PT Bank DBS Indonesia terus menunjukkan kinerja positif dalam bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management). Salah satu keunggulan utama yang menjadi daya tarik nasabah kelas atas adalah konektivitas regional yang kuat, yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi global dengan mudah, mengakses peluang investasi lintas negara, serta mendapatkan dukungan dari tim ahli yang memahami dinamika pasar Asia secara mendalam.
Hal ini disampaikan oleh Head of Segmentation, Liabilities, and Secured Lending DBS Indonesia, Natalina Syabana, dalam media group discussion bertajuk “DBS Treasures: Trusted Partner for Global Wealth” yang digelar di Jakarta, Kamis, 19 Juni 2025. Menurutnya, DBS Indonesia siap membantu nasabah untuk mengoptimalkan setiap peluang investasi melalui dukungan jaringan regional yang kuat. “Kami siap membantu nasabah mengoptimalkan setiap peluang investasi,” ujar Natalina.
Dukungan konektivitas regional tersebut sejalan dengan pertumbuhan signifikan dalam layanan wealth management DBS Indonesia. Tercatat, total dana kelolaan atau asset under management (AUM) dari segmen DBS Treasures meningkat sebesar 39 persen dalam periode 2022 hingga 2025. Angka ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan nasabah, khususnya kalangan high net worth individual (HNWI), terhadap layanan pengelolaan kekayaan yang disediakan oleh DBS.
Baca Juga
Consumer Banking Director DBS Indonesia, Melfrida Gultom, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ini juga didorong oleh tren peningkatan jumlah individu berpenghasilan tinggi di Asia. Menurutnya, DBS Indonesia berkomitmen untuk menjadi mitra terpercaya dengan menghadirkan kombinasi antara keahlian analisis pasar, kekuatan teknologi, dan jaringan regional yang luas. “Kami bangga menjadi mitra terpercaya yang tidak hanya menawarkan keahlian analisis pasar dan kekuatan teknologi, tapi juga memberikan akses strategis ke jaringan regional yang kuat di Asia untuk membuka potensi pertumbuhan aset dan peluang bisnis lintas negara,” kata Melfrida.
Dalam memberikan layanan, DBS menghadirkan pendekatan pengelolaan kekayaan yang terintegrasi. Nasabah dapat memanfaatkan berbagai fasilitas, mulai dari perencanaan waris, konsultasi bisnis keluarga, hingga forum diskusi strategis seperti DBS CIO Insight, Monthly Market Update, dan DBS Expert Connection yang mempertemukan nasabah dengan pakar industri terkemuka.
Selain itu, melalui platform digital Portofolio 360˚ dan aplikasi digibank by DBS, nasabah memperoleh pengalaman pengelolaan aset yang lebih terpersonalisasi. Teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) juga digunakan untuk menyempurnakan rekomendasi investasi, agar lebih relevan dan proaktif sesuai kebutuhan nasabah, terutama dalam menyediakan akses informasi dan transaksi investasi secara real-time selama 24 jam setiap hari.
Natalina menambahkan bahwa DBS Treasures juga mendorong inisiatif berkelanjutan melalui berbagai instrumen investasi, seperti obligasi ESG (environmental, social, and governance), program Spark Saving, serta dukungan terhadap perusahaan sosial melalui DBS Foundation. Menurutnya, kini nasabah tidak hanya menikmati pengelolaan kekayaan yang optimal, tetapi juga dapat memilih berbagai keistimewaan di seluruh Asia Pasifik, mencakup layanan perjalanan, wellness, hingga pendidikan.

