Bank Jago (ARTO) Terapkan Kiat Ini untuk Ciptakan Solusi Keuangan bagi Banyak Orang
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Jago Tbk (ARTO) tengah memasuki fase penciptaan pertumbuhan berkelanjutan dengan membawa dampak positif bagi banyak orang melalui solusi keuangan digital berfokus pada kehidupan.
Demikian penjelasan Head of Retail Banking Business Bank Jago Nicholas Tan di Jakarta, belum lama ini. Nicholas resmi bergabung dengan Bank Jago sejak 1 Januari 2025. Pria yang memulai karir dari bidang sains dan medis ini memiliki misi untuk membawa bisnis Bank Jago ke fase berikutnya membawa kesempatan bertumbuh jutaan orang.
“Kami akan terus membuat kemajuan agar bisa memberikan orang-orang pengalaman yang menarik dan membuat mereka ingin membagikan pengalaman menggunakan Jago dalam pengelolaan keuangan secara lebih mudah kepada teman-teman dan keluarga,” ungkap pria kelahiran 1986 tersebut di Jakarta, belum lama ini.
Baca Juga
Bank Jago (ARTO) Raup Laba Rp 129 miliar, Bertumbuh 78% di 202
Nicholas bukan merupakan sosok baru bagi Bank Jago. Usai berkarier di perusahaan penyedia platform teknologi keuangan OneConnect, anak usaha dari salah satu perusahaan asuransi terbesar di Cina, yaitu Ping An, dirinya bergabung dengan DKatalis, mitra strategis teknologi Bank Jago dengan jabatan sebagai Chief Product Officer.
Guna mencapai tujuan membawa dampak terhadap jutaan banyak orang, dia mengatakan, Bank Jago (ARTO) akan terus membangun kepercayaan nasabah dan menjaga posisi terdepan dalam inovasi. Pertama, membangun kepercayaan dilakukan dengan memberikan pengalaman dan menjaga keamanan dan stabilitas penggunaan Aplikasi Jago di level yang sangat baik, sehingga nasabah selalu merasa aman untuk menabung dan bertransaksi di Bank Jago.
Nicholas Tan
Selain itu, Bank Jago perlu memiliki manajemen risiko, likuiditas, dan regulasi. Menurut Nicholas, beberapa orang seringkali mengabaikan hal-hal tersebut dan beberapa di antaranya (startup) sudah terjerumus masalah dalam manajemen keuangan yang buruk. Bank Jago berada dalam posisi yang baik, karena dengan pengalaman yang dimiliki manajemen mampu membangun kepercayaan di sisi ini.
Kedua, inovasi selalu menjadi bagian penting dari DNA Bank Jago. Menjadi yang terdepan dalam inovasi berarti selalu mencari cara baru untuk menawarkan pengalaman perbankan yang relevan kepada nasabah. Ini penting untuk menjawab tantangan bagaimana Bank Jago memiliki keunikan yang berbeda dengan bank lain serta menjadi relevan dengan kebutuhan nasabah.
Baca Juga
Ternyata Ini Alasan Bank Jago (ARTO) Kembangkan Jago Syariah
“Namun penting untuk tidak masuk ke dalam hype teknologi baru. Kami perlu memastikan bahwa cara kami berinovasi dan menggunakan teknologi, termasuk AI, memang harus berguna dan dapat dipersonalisasi untuk nasabah, tidak hanya karena ingin ikut-ikutan menggunakannya saja,” tambah Nicholas.
Inovasi menggunakan teknologi sekarang juga langsung membuka akses bank kepada masyarakat yang tadinya tidak memilikinya. Nicholas percaya, sebagai bank berbasis teknologi, Bank Jago bisa membantu peningkatan inklusi keuangan di wilayah mana saja di Indonesia dengan menggunakan Aplikasi Jago.
Baca Juga
Lebih lanjut, dia mengatakan, inklusi keuangan tidak sekadar memberikan akses kepada produk dan layanan keuangan. Edukasi kepada masyarakat terkait produk dan layanan keuangan juga penting. “Jika nasabah tidak tahu cara menggunakan produk kredit justru terjebak dalam utang dan membuat mereka dalam posisi lebih buruk, dibandingkan sebelum memiliki akses keuangan. Jika nasabah belum siap atau tidak sehat secara keuangan, kami tidak tawarkan dulu,” ujar Nicholas.
Edukasi keuangan perlu dilakukan berbarengan dengan produk dan layanan keuangannya. Bagi pria yang hobi bermain gitar tersebut, bisnis bank yang berkelanjutan bukan sekadar profit tapi menolong masyarakat luas lebih sehat secara keuangan, memberikan dampak terhadap banyak orang, dan meningkatkan kesempatan tumbuh mereka.

