Bank Mandiri Optimistis Transaksi E-Money Naik 7% pada Momen Lebaran 2025
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) optimistis transaksi uang elektronik e-money mengalami peningkatan 7% selama periode libur Lebaran 2025 dibandingkan kondisi normal. Proyeksi ini didasarkan pada tren pertumbuhan transaksi e-money pada tahun sebelumnya, di mana saat arus mudik Idulfitri 2024, transaksi 6% dibandingkan periode sebelumnya.
Corporate Secretary Bank Mandiri M Ashidiq Iswara mengungkapkan, hingga Februari 2025 jumlah Mandiri e-money yang beredar di masyarakat telah mencapai 40 juta kartu. Pertumbuhan transaksi masih didominasi oleh sektor transportasi publik dan jalan tol.
”Dalam dua bulan pertama tahun 2025, sales volume kartu Mandiri e-money mengalami peningkatan sebesar 17% dari periode bulan yang sama tahun sebelumnya,” ujarnya, dalam jawaban tertulis, Jumat (21/3/2025).
Baca Juga
Bank Mandiri Raises $800 Million from Oversubscribed Global Bond Issue
Untuk mendorong kenaikan transaksi e-money, Bank Mandiri terus melakukan beberapa inovasi dan strategi yang ditujukan untuk memperluas, mempermudah, dan memperbanyak akses bagi nasabah Bank Mandiri dan masyarakat pada umumnya, termasuk memperkuat kehadiran e-money di sektor transportasi, merchant ritel seperti Indomaret, Alfamart, Circle K, serta platform e-commerce.
“Selain itu Bank Mandiri tetap secara konsisten dalam penerbitan kartu Mandiri kartu Mandiri e-money dengan desain yang menarik dan diminati nasabah,” kata Ashidiq.
Untuk mendukung strategi tersebut, Bank Mandiri mempermudah layanan top up untuk nasabah. Kartu Mandiri e-money dapat dengan mudah diisi ulang menggunakan aplikasi Livin’ by Mandiri di smartphone yang memiliki fitur near field communication (NFC), maupun e-commerce dan minimarket yang sudah bekerja sama dengan Bank Mandiri termasuk pada mesin ATM dan kantor cabang Bank Mandiri.
Baca Juga
Bank Mandiri Borong Penghargaan “Most Trusted Financial Brands Awards 2025”
Menurut Ashidiq, pada momentum Lebaran 2024, transaksi e-money mengalami kenaikan 6% secara tahunan. Di mana, transaksi kartu elektronik paling banyak dipakai di sektor transportasi, tol, parkir, dan berbagai merchant ritel yang sudah bekerja sama.
“Pada tahun ini kami melihat transaksi pengguna kartu Mandiri e-money sepanjang libur Lebaran 2025 diperkirakan akan mengalami peningkatan dibandingkan kondisi normal sebesar 7%,” ucapnya.

