Perluas Akses Layanan untuk UMKM, Amar Bank Dorong Inovasi Berbasis Teknologi
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Amar Indonesia Tbk atau Amar Bank optimistis dengan kemajuan digital dan meningkatnya inklusi keuangan akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang positif di tahun ini. Dengan inovasi berbasis teknologi, bank berkode saham AMAR ini berupaya memperluas akses keuangan di masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Senior Vice President (SVP) Finance Amar Bank David Wirawan mengungkapkan, pada 2024 pihaknya mencatat pertumbuhan profitabilitas yang stabil, dengan sebagian besar penyaluran kredit berasal dari produk pinjaman online Tunaiku.
Keberhasilan ini, lanjut dia, didukung oleh strategi penyaluran kredit yang prudent serta manajemen risiko yang kuat, serta memastikan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) tetap sehat dan terjaga.
“Pencapaian ini membuat kami optimis di 2025. Ke depan, kami akan fokus dalam melanjutkan penyaluran kredit yang prudent khususnya ke segmen UMKM, memperluas kerja sama dengan mitra terpercaya meningkatkan DPK (dana pihak ketiga) dan CASA (current account and saving account/dana murah),” ujarnya, di Jakarta, Kamis (20/3/2025).
Baca Juga
Transaksi Digital Meningkat, Amar Bank Perkuat Manajemen Risiko Lewat Responsible Banking
“Serta terus meningkatkan efisiensi biaya operasional melalui penerapan otomatisasi robotic process automation (RPA) dan AI (artificial intelligence),” sambung dia.
Menurutnya, Amar Bank terus berupaya memperluas ekosistem pembayaran dan menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, salah satunya melalui aplikasi Amar Bank yang mengadopsi teknologi AI yang dipersonalisasi.
“Kami berkomitmen menghadirkan pengalaman digital first yang seamless bagi nasabah, baik perorangan maupun UMKM,” kata David.
Baca Juga
Amar Bank (AMAR) Catat Lompatan NII 35%, Laba Tumbuh 14% Jadi Rp 97,79 Miliar
Setali tiga uang, Chief Technology Officer Amar Bank Kevin Kane mengatakan, penerapan AI dan big data digalakkan pihaknya untuk meningkatkan pengalaman nasabah. Sebab, dengan penerapan keduanya dapat membantu personalisasi layanan, meningkatkan keamanan melalui sistem deteksi fraud, serta mempercepat proses persetujuan pinjaman dengan credit scoring yang lebih akurat.
“Teknologi adalah kunci utama perbankan digital. Amar Bank berinvestasi dalam infrastruktur digital seperti cloud computing, integrasi API, dan software development kit (SDK) untuk memastikan layanan yang lebih fleksibel dan scalable,” ucapnya.
“Keamanan data juga menjadi prioritas kami dengan menerapkan sistem enkripsi tingkat tinggi serta proteksi data yang ketat,” sambung Kevin.

