BSI Bidik 10 Juta Pengguna BYOND by BSI di Akhir 2025
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI mencatatkan perkembangan pesat pada super app-nya, tercermin dari jumlah pengguna BYOND by BSI yang tembus 3,5 juta pengguna hingga 7 Maret 2025. Di tahun ini, bank berkode saham BRIS ini menargetkan 10 juta pengguna untuk super app tersebut.
SEVP Digital Banking BSI Saut Parulian Saragih mengungkapkan, pesatnya pertumbuhan customer based tak terlepas dari fitur-fitur menarik di BYOND by BSI yang semakin menegaskan peran perseroan sebagai sahabat finansial, sahabat sosial, dan sahabat spiritual terpercaya. Saat ini, jumlah pengguna BYOND by BSI dan juga BSI Mobile mencapai 7,8 juta pengguna.
“Perseroan optimistis dapat mencapai 10 juta pengguna BYOND by BSI pada akhir 2025 seperti yang ditargetkan. Bahkan, fitur QRIS, Ziswaf, dan investasi menjadi fitur transaksi yang paling diminati oleh nasabah,” ujarnya, dalam keterangan pers, Rabu (12/3/2025).
Baca Juga
BSI Bidik 300.000 Transaksi Lewat Kartu di Ramadhan 2025 Lewat Promo dan Cashback
Menurut Saut, fitur terbaru yang disediakan BYOND by BSI adalah nasabah dapat dengan mudah melakukan investasi emas, yakni pada layanan BSI cicil emas dan tabungan BSI E-mas. Produk-produk tersebut memiliki sejumlah keunggulan, seperti harga yang kompetitif, aman, mudah, dan bisa diakses dimanapun dan kapanpun.
“Selain fitur-fitur finansial, BYOND juga punya fungsi ataupun fitur sosial. Sosial terkait dengan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf). Jadi, nasabah atau pengguna BYOND bisa memberikan donasi, wakaf, infaq, dan sedekah,” katanya.
“Kemudian fungsi yang tidak dimiliki oleh super app bank lain adalah fungsi spiritual. Di BYOND by BSI ini ada penunjuk waktu sholat, arah kiblat, dan masjid terdekat,” sambung Saut.
Baca Juga
Apresiasi Insan Media, BSI Jalin Kolaborasi dengan Forum Pemred Charity
Ia menjelaskan, hingga Januari 2025 volume transaksi Ziswaf di BYOND by BSI mencapai 900.000 transaksi dengan nilai lebih dari Rp 14 miliar. Sedangkan transaksi Ziswaf di seluruh BSI E-Channel mencapai 9,5 juta transaksi dengan nominal mencapai Rp 120 miliar. Saut memprediksi akan terjadi kenaikan dalam hal volume dan nilai transaksi Ziswaf di bulan Ramadhan ini, khususnya menjelang Idul Fitri.
”Apalagi selama awal Ramadan ini, tren kenaikan nominal transaksi Ziswaf diperkirakan naik 60% hingga jelang Lebaran nanti. Karena sekarang bayar zakat fitrah bisa melalui BYOND by BSI sehingga akan semakin memudahkan nasabah untuk menunaikan kewajiban mereka,” ucap Saut.
Sebagai upaya pengembangan inovasi transaksi Ziswaf melalui BYOND by BSI, perseroan telah menggandeng 25 Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas). Nantinya, nasabah dapat berzakat secara rutin menggunakan layanan autodebet bulanan.
Di lain sisi, Saut menjelaskan BSI mencatat shifting transaksi ke layanan e-channel mencapai 98,03% per Desember 2024. Sisanya masih menggunakan layanan transaksi teller di cabang. Jumlah transaksi melalui e-channel mencapai 813 juta transaksi di periode yang sama.
“Oleh karena itu, BSI berkomitmen untuk terus memperkuat layanan digital yang semakin memudahkan pengguna dengan kenyamanan dan keamanan yang semakin mumpuni,” katanya.

