Tabungan Naik 11%, BNI Cetak Laba Bersih Rp 21,5 Triliun Sepanjang 2024
JAKARTA, investortrust.id – Tabungan di PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) tercatat naik 11% pada 2024 dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja ini turut menopang pertumbuhan laba bersih perseroan sekitar 2,87% (yoy) menjadi Rp 21,5 triliun tahun lalu, dari Rp 20,9 triliun pada 2023.
Direktur Utama Bank Negara Indonesia Royke Tumilaar menyebutkan, pihaknya berhasil menutup tahun 2024 dengan fundamental yang kuat. Pertumbuhan ini didorong oleh transformasi digital yang berhasil meningkatkan tabungan sebesar 11% (yoy), dari Rp 232 triliun tahun 2023 menjadi Rp 258 triliun tahun 2024.
“Kemampuan BNI menjaga pertumbuhan tabungan di tengah tantangan likuiditas mencerminkan daya saing perusahaan yang kuat dalam menghadapi tantangan ekonomi, baik domestik maupun global,” ujar Royke dalam Konferensi Pers Paparan Kinerja BNI FY 2024 secara virtual, Rabu (22/1/2025).
Menurut dia, pencapaian yang diraih pada 2024 menjadi momentum penting untuk menghadapi masa depan BNI. Manajemen pun optimistis akan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan, dengan terus berinovasi dan fokus pada kebutuhan nasabah.
Baca Juga
Dukung Asta Cita, BNI Perkuat Tata Kelola Perusahaan dan Pemberantasan Korupsi
Sebagai salah satu pilar perkembangan nasional, BNI berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan memanfaatkan peluang ekspansi yang ada.
Potensi pertumbuhan bisnis yang signifikan dan berkelanjutan ini sejalan dengan asta cita pemerintah, seperti program pengembangan infrastruktur, ketahanan energi dan pangan, pemberdayaan UMKM, hilirisasi industri, serta program perumahan nasional.
Royke menambahkan, pencapaian kinerja BNI pada 2024 juga didukung oleh keberhasilan transformasi digital melalui peluncuran aplikasi mobile banking terbaru di tahun 2024, yaitu Wonder by BNI untuk segmen retail dan BNI Direct untuk segmen bisnis korporasi.
“Kedua inovasi digital ini menjadi bagian dari inisiatif strategis perseroan dalam mendorong peningkatan kasar transaksional terhadap dana pihak tiga,” pungkasnya.

