Rebranding, DPLK PertaLife Insurance Bidik Dana Kelolaan Rp 6 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan asuransi Grup Pertamina, Dana Pensiun Lembaga Keuangan PertaLife Insurance (DPLK PertaLife Insurance) membidik total dana kelolaan atau asset under management (AUM) sebesar Rp 6 triliun di tahun 2024.
“AUM kami tahun depan ditargetkan naik cukup signifikan di Rp 6 triliun di RKP (rencana keuangan perusahaan) tahun 2024. Memang sampai saat ini kami menempati urutan ke tujuh secara industri. Dengan branding ini kami berupaya mencapai target,” ujar Plt DPLK 2 PertaLife Insurance, Denny Kurniawan saat konferensi pers perubahan nama DPLK Asuransi Jiwa Tugu Mandiri menjadi DPLK PertaLife Insurance, di Jakarta, Kamis (23/11/2023).
Baca Juga
Visa Foundation Siapkan Pendanaan US$ 100 Juta untuk UKM APEC
Target tersebut, lanjut Denny, didasarkan pada masih besarnya potensi di internal perusahaan yang belum digarap sepenuhnya oleh PertaLife. Oleh karena itu, perusahaan asuransi jiwa ini akan memaksimalkan atau mendorong bisnisnya di captive market dan non captive.
“Ada potensi di internal lingkungan grup Pertamina sendiri yang saat ini masih ada di DPLK lain ini. Target market kami juga yang bakal kami gaet selain di lingkungan Pertamina dan di luar captive-nya Pertamina,” terangnya.
Baca Juga
Sementara itu, Denny mengungkapkan, hingga September 2023, total AUM DPLK PertaLife tercatat sebesar Rp 4,9 triliun. “Jadi kami tumbuh 14% ytd (year to date) dari Desember 2022. (CR-13)

