Begini Cara BNI Dorong Diaspora Indonesia di Hong Kong Naik Kelas
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melalui kantor luar negeri di Hong Kong berupaya mendorong diaspora Indonesia di Hong Kong untuk naik kelas. Salah satunya, bank berkode saham BBNI ini memberikan fasilitas pinjaman kepada diaspora yang ingin memulai dan mengembangkan usaha.
General Manager BNI cabang Hong Kong Farid Faraitody mengungkapkan, hal tersebut bisa dilakukan karena pihaknya telah mendapat mandat dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Salah satu pihak yang mendapat pembiayaan atau Diaspora Loan adalah Lucky Indonesia Restaurant.
“Lucky Indonesia Restaurant menjadi salah satu yang patut kita dorong pengembangannya,” ujarnya, dalam keterangan pers, Kamis (12/12/2024).
Baca Juga
Bisnis Wealth Management BNI Catatkan Pertumbuhan AUM per September 2024, Begini Detailnya
Pasalnya, lanjut Farid, restoran yang menyuguhkan masakan khas Indonesia di Hong Kong tersebut memiliki potensi untuk berkembang semakin besar sehingga usaha kecil menengah (UKM) Indonesia bisa dikenal secara lebih luas di mancanegara.
Selain itu, ada pula tiga nasabah lainnya yang mendapatkan fasilitas Diaspora Loan dari BNI, diantaranya berkecimpung di juga di bisnis restoran juga dan bisnis trading.
Dikatakan Farid, untuk memperluas jangkauan layanan Diaspora Loan, BNI menawarkan berbagai kemudahan kepada nasabah. Tujuannya, untuk meningkatkan ekonomi Indonesia dengan membantu diaspora mengembangkan UKM Indonesia di luar negeri.
“Diaspora dapat menggunakan fasilitas Diaspora Loan dengan dua tujuan utama, yakni untuk modal kerja operasional maupun pengembangan usaha lebih lanjut,” katanya.
Baca Juga
BNI Blokir 4.249 Rekening Terindikasi Judi Online, Nilainya Capai Rp 18 Miliar
Fasilitas kredit yang diberikan, dikatakan dia, berupa kredit modal kerja dan kredit investasi. Untuk kredit modal kerja, tenor pinjaman yang diberikan maksimum satu tahun dengan limit kredit hingga US$ 1 juta.
“Kolateralnya bisa berada di Indonesia dan personal guarantee,” ucap Farid.

