Fokus Dorong Digitalisasi, Begini Upaya Zurich Topas Life Antisipasi Serangan Siber
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Direktur Zurich Topas Life Richard Ferryanto mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah mendorong digitalisasi dalam proses bisnisnya guna mencapai simplifikasi dan memberikan kemudahan akses proteksi kepada masyarakat.
Ia mencontohkan, pada pertengahan tahun ini misalnya, Zurich Topas Life meluncurkan sebuah portal layanan kepada nasabah bernama Zurich One. Sebuah portal self service yang memudahkan nasabah melakukan pengecekan terhadap portofolio atau polis yang dimiliki, mendapatkan sejumlah informasi, serta bisa melakukan berbagai transaksi sederhana.
“Selanjutnya, kita juga melakukan pengembangan yakni adopsi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), yang memang kita aplikasikannya ke dalam turn on voice atau automasi dari suara,” kata Richard, menjawab pertanyaan Investortrust, dalam diskusi terbatas dengan beberapa media, di Jakarta, Rabu (13/11/2024).
Secara singkat, inovasi ini akan memudahkan khususnya bagi customer care, karena bisa memberikan jawaban yang lebih baik kepada nasabah. Sehingga memudahkan nasabah untuk mengerti dan menjawab pertanyaan dengan baik.
“Selain itu juga kita melakukan berbagai proses automasi di sisi operasional kita melalui robotic process automation,” kata Richard.
Baca Juga
Zurich Topas Life Sebut Produk Endowment Makin Diminati Masyarakat
Contohnya, teknologi ini membantu otomatisasi dari proses internal kita terkait dengan processing dari polis misalnya, sehingga itu bisa mengurangi human error dan juga bisa membuat waktu pemrosesan bisa lebih cepat dan akurat.
Tak dapat dipungkiri, seiring dengan penerapan digitalisasi yang masif juga diikuti dengan berbagai tantangan. Misalnya, meningkatnya aktivitas serangan siber. Untuk mengantisipasi serangan siber, termasuk dalam menjamin keamanan data nasabah, Zurich Topas Life memiliki sejumlah strategi.
“Kita merupakan perusahaan yang patuh dengan peraturan, dari Kominfo dan juga dengan OJK terkait dengan proteksi data nasabah atau data-data confidential. Salah satunya yang terpenting adalah data nasabah, dan kita menerapkan itu,” ucap Richard.
Baca Juga
Sejalan dengan itu, Zurich Topas Life terus meningkatkan kapabilitas terkait perlindungan data nasabah, dibantu dengan tim IT di local maupun global. Lalu, perusahaan asuransi jiwa ini juga menyatakan telah memiliki mekanisme pengawasan secara internal.
“Namanya internal audit, itu juga terkait dengan bagaimana kita mendapatkan, menyimpan, dan juga mengunakan data nasabah,” ujar Richard.

