BSI (BRIS) Luncurkan BYOND, Diklaim Sebagai Aplikasi Bank Syariah Pertama di Indonesia
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) resmi meluncurkan aplikasi atau super app BYOND yang diklaim sebagai aplikasi bank syariah pertama di Indonesia.
“Official bagi semua super app di dunia, mungkin ini adalah super app pertama di islamic banking di Indonesia,” ujar Direktur Utama BSI (BRIS), Hery Gunadi di Parkir Timur Senayan Jakarta, Sabtu (9/11/2024).
Kumpulan (stack) teknologi yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi atau sistem pada BYOND, disebut lebih maju, lebih bagus, dan lebih aman karena data nasabah ditempatkan di cloud.
Sekadar mengingatkan, sebelumnya perusahaan hasil merger tiga bank syariah milik Himpunan Bank Negara (Himbara) itu, sudah memiliki aplikasi bernama BSI Mobile.
Baca Juga
Sedangkan teknologi stack dimaksud, yang dipakai mengembangan BYOND, meliputi bahasa pemrograman, kerangka kerja, perpustakaan, alat pengelolaan basis data, server, dan alat pengembangan lainnya.
“Kemudian UI (user interface) UX (user experience) nya juga sangat bagus dan user friendly (mudah digunakan),” imbuh Hery.
Sebagai aplikasi bank syariah, BYOND tidak hanya menghadirkan layanan transaksi keuangan secara daring, tetapi juga bisa layanan untuk sosial dan spiritual. Jadi pengguna BYOND tidak hanya melakukan transfer, overbooking, top up, dan belanja di e-commerce. Namun juga bisa melihat waktu salat, arah kiblat, hingga membaca surat-surat pendek Alquran.
Aplikasi BSI yang baru itu juga bisa dipakai nasabah untuk mencicil emas, gadai emas, hingga transaksi reksadana, SBN, dan sejumlah produk investasi lainnya.
Direktur Informasi dan Teknologi BSI Saladin D Effendi menambahkan, aplikasi BYOND memiliki kemampuan mengadopsi teknologi-teknologi terbaru. Aplikasi baru bank syariah terbesar di Indonesia ini juga melakukan sejumlah adaptasi sehingga nasabah memiliki kemampuan berinteraksi di dalam ekosistem digital.
Baca Juga
BSI Dukung Program Gizi Nasional Melalui Kemitraan dengan BGN
“Tadi ada ekosistem digital syariah yang mungkin ada di Timur Tengah ya, yang mungkin nanti akan memudahkan kita untuk menjangkau Timur Tengah dan Indonesia. Khusus spesifik untuk Islamic Banking,” jelas Saladin dalam kesempatan yang sama.
BYOND juga terus digaungkan sebagai aplikasi karya bangsa karena BSI mengadopsi talenta-talenta muda untuk berkontribusi terhadap kemajuan BYOND.
“Satu lagi BYOND juga dirancang dengan teknologi yang memberikan kenyamanan dan keamanan. Ada security module, enkripsi, dan fraud detection system. Terakhir, jangan worry menggunakan BYOND karena sudah memiliki benteng lapisan yang double, dari sisi proses maupun teknologi,” sambung Saladin.
Komisaris Utama BSI Muliaman D Hadad pun mengapresiasi direksi BSI dan seluruh jajaran kementerian BUMN atas dukungannya terhadap perseroan.
“Saya kira kita tidak akan lelah untuk terus mendorong industri perbankan syariah terutama Bank Syariah Indonesia untuk terus maju. Memenuhi harapan masyarakat banyak agar bersifat inklusif, modern, dan maju. Sehingga kemudian bisa dimanfaatkan,” tutup Muliaman. (CR-10)

