Astra Life Catat Pendapatan Premi Rp 4,50 Triliun di Kuartal III-2024
JAKARTA, investortrust.id - PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp 4,50 triliun di kuartal ketiga 2024, meningkat 1,55% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Presiden Direktur Astra Life Nico Tahir mengungkapkan, selain pendapatan premi yang naik, pihaknya juga mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 9% secara year on year (yoy) menjadi Rp 8,1 triliun di kuartal ketiga 2024.
Baca Juga
Tumbuh 9%, Astra Life Bukukan Total Aset Rp 8,1 Triliun di Kuartal III 2024
“Tren positif ini merupakan buah dari pondasi bisnis Astra Life yang dibangun secara kuat sehingga dapat mencapai profitabilitas yang sustainable,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Selasa (29/10/2024).
Selain itu, dikatakan Nico, Astra Life juga membukukan laba positif. Di mana pada kuartal ketiga 2023 laba sebelum pajaknya negatif Rp 5,88 miliar, menjadi Rp 38,58 miliar di periode yang sama tahun ini.
“Kini Astra Life telah melindungi 3,4 juta jiwa atau telah tumbuh delapan kali lipat jika dibandingkan tahun pertama Astra Life hadir di 2014,” katanya.
Baca Juga
Kejar Target 2,5 Juta Sambungan Rumah, Kementerian ESDM Akselerasi Pembangunan Jargas
Sejalan dengan itu, perusahaan asuransi jiwa ini juga telah memenuhi komitmen dan tanggung jawabnya melalui pembayaran klaim senilai Rp 553 miliar (di luar manfaat penutupan polis) per kuartal III 2024. Rasio solvabilitas yang tercermin dari risk based capital (RBC) juga berada jauh di atas batas minimum yang ditetapkan regulator yaitu 120%.
“Pada kuartal III-2024, RBC Astra Life berada di angka 256% atau mengalami pertumbuhan sebesar 44% dibanding periode yang sama tahun lalu,” ucap Nico.

