J Trust Bank Catat Pertumbuhan Kredit 24,97% Jadi Rp 27,12 Triliun di Semester I 2024
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) mencatatkan kinerja positif hingga paruh pertama 2024, hal ini tercermin salah satunya dari penyaluran kredit yang tumbuh double digit.
Direktur Keuangan dan Perencanaan J Trust Bank Helmi A Hidayat mengungkapkan, penyaluran kredit mengalami kenaikan 24,97% dari Rp 21,70 triliun di semester I 2023 menjadi Rp 27,12 triliun di periode yang sama tahun ini.
“NPL (non performing loan) net pada kuartal II 2024 stabil berada di level 0,95% dengan capital adequacy ratio (CAR) J Trust Bank tercatat sebesar 12,86% pada Juni 2024,” ujarnya, di Jakarta, Jumat (25/10/2024).
Sementara dari sisi dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp 34,36 triliun per Juni 2024, tumbuh 17,53% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 29,24 triliun.
Baca Juga
J Trust Bank Beri Bantuan Pendidikan Rp 272 Juta untuk SMK Mitra Industri MM2100
Pertumbuhan kedua pos keuangan tersebut, lanjut Helmi, berdampak pada laba bersih J Trust Bank menjadi Rp 86,49 miliar pada kuartal II 2024.
“Dengan performa keuangan yang kuat seperti saat ini kami percaya diri mampu menutup tahun 2024 dengan positif dan perolehan laba yang meningkat,” katanya.
Baca Juga
Perkuat Kerja Sama dengan Persija, J Trust Bank Luncurkan Kartu Debit Co-Branding untuk Jakmania
Menurut Helmi, kinerja positif ini membuat tren pergerakan harga saham J Trust Bank bergerak positif. Hal ini tercermin, khususnya sejak porsi free float bank berkode saham BCIC ini juga bergerak positif.
Tren positif tersebut terlihat terutama sejak porsi free float J Trust Bank mengalami kenaikan dari 4,26% menjadi 5,19%. “Semenjak adanya perbaikan free float tersebut dan adanya sentimen positif dari tren penurunan suku bunga acuan, membuat harga saham BCIC terpantau bergerak dalam tren menguat,” ucap Helmi.

