Allo Bank Bidik 50 Juta Nasabah dalam Lima Tahun ke Depan
DEPOK, investortrust.id - Berkat kemudahan dan kepraktisannya, kehadiran bank digital semakin diminati masyarakat. Seiring dengan itu, bank digital milik Mega Corpora yaitu PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) membidik 50 juta nasabah dalam lima tahun ke depan.
Presiden Direktur Allo Bank Indra Utoyo mengungkapkan, perusahaan terus berupaya mengoptimalkan teknologi dan inovasi, agar produk-produk yang disediakan bisa di customize, personalize, dan tentunya memastikan agar manajemen risiko tetap aman dan handal.
“50 juta nasabah dalam lima tahun ke depan, itu aspirasi. Sekarang kan sudah mau 11 juta, berikutnya kita meresponnya 15 juta dulu. Sebuah proses perjalanan yang berkelanjutan,” ujarnya, usai Konferensi Pers Allo Friends Day di Trans Studio Mall Cibubur, Depok, Sabtu (19/10/2024).
Baca Juga
Bidik Nasabah Muda, Allo Bank Umumkan Brand Ambassador Baru Wonwoo dan Mingyu dari Seventeen
Menurut Indra, jumlah nasabah di Allo Bank dari waktu ke waktu terus meningkat secara signifikan. Sejak pertama kali meluncurkan aplikasi digitalnya pada awal 2022 hingga Agustus 2024, jumlah nasabahnya sudah mencapai 10 juta nasabah.
“Tapi kalau sampai hari ini (19/10/2024) sekitar 10.750.000 nasabah Allo Bank,” katanya.
Baca Juga
Perluas Layanan Keuangan Digital, Jalin Gandeng Allo Bank dan DigiAsia Bios
Dikatakan Indra, untuk mencapai hal tersebut Allo Bank mempunyai tiga fokus, salah satunya melakukan kolaborasi khususnya dengan ekosistem CT Corp.
“Kedua, memang produk-produknya harus punya inovasi. Di mana, harus ramah dan relevan bagi kehidupan nasabah, oleh karena itu produk Allo Bank memberikan fleksibilitas yang seluas-luasnya bagi nasabah,” ucapnya.
Yang terakhir, lanjut Indra, semuanya harus memiliki transparansi. Karena Allo Bank tidak memiliki cabang secara fisik, maka semua hal termasuk permasalahan diupayakan untuk bisa diselesaikan melalui aplikasi, agar kepercayaan nasabah terjaga.

