Lokadata: 78% Milenial dan Gen Z Adopsi Fintech
JAKARTA, investortrust.id - Kemajuan teknologi finansial (fintech) di Indonesia telah menciptakan ekosistem keuangan yang semakin inklusif dan efisien, khususnya di kalangan generasi muda seperti Gen Z dan millennial. Berdasarkan data dari Lokadata.id, sebanyak 78% masyarakat Indonesia menggunakan aplikasi fintech setiap hari, termasuk dompet digital, layanan pinjaman, dan pembayaran digital.
Menurut Chief Data Officer Lokadata, Suwandi Ahmad, kemudahan akses dan kemampuan fintech untuk memfasilitasi transaksi keuangan yang cepat dan efisien menjadi faktor utama pendorong tingginya adopsi fintech. Ia menambahkan utamanya di kalangan kelompok usia produktif ini. Dia mengungkap generasi muda saat ini cenderung terbiasa dengan teknologi finansial yang memberikan mereka kemudahan dan fleksibilitas.
"Tak kalah penting yaitu memastikan bahwa layanan ini digunakan secara bijaksana, terutama terkait literasi keuangan dan risiko penggunaan yang berlebihan,” kata Suwandi di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (9/10/2024).
Baca Juga
Dari 98 Fintech Lending, 16 Diantaranya Belum Penuhi Ekuitas Minimum Rp 7,5 Miliar
Fenomena yang menarik lainnya, lanjut dia, adalah lebih dari 50% Gen Z secara rutin melakukan perencanaan keuangan bulanan, aksesibilitas yang mudah serta integrasi dengan layanan seperti e-commerce dan investasi menjadi faktor utama pendorong hal ini. Salah satu layanan fintech yang paling banyak digunakan oleh generasi muda adalah Buy Now Pay Later (BNPL).
Data dari Lokadata.id kembali menunjukkan bahwa 67% pengguna fintech memanfaatkan layanan BNPL. Faktor yang mendorong penggunaannya adalah keterbatasan dana tunai dan penawaran promosi khusus.
"Durasi cicilan yang paling populer adalah antara 1 hingga 3 bulan, yang mencerminkan keinginan untuk menyelesaikan utang dengan cepat," tandas Suwandi.

