Jaga Kualitas Pembiayaan, Fintech Amartha Terapkan AI
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya untuk menjaga kualitas portofolio pembiayaan tetap sehat, perusahaan financial technology (fintech) Amartha menerapkan strategi pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Founder & CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra mengungkapkan, upaya tersebut dilakukan pihaknya untuk menghadapi kondisi tech winter atau penurunan bisnis, dan pendanaan. Dengan penerapan AI, ia optimistis Amartha terus berkembang, tidak hanya fokus pada pertumbuhan tapi juga nilai jangka panjang dan berkelanjutan.
“Selain pertumbuhan, Amartha fokus pada kualitas portofolio dan manajemen risiko yang prudent, membangun hubungan dengan institusi keuangan, dan tentunya mencatatkan keuntungan,” ujar dia, dalam keterangannya, Selasa (24/9/2024).
Baca Juga
BNI dan Amartha Jalin Kerja Sama dalam Mendorong Digitalisasi Akses Pembiayaan UMKM
Hal yang paling penting dilakukan saat ini, lanjut Andi, adalah mampu memahami kebutuhan customer dan memberikan pengalaman baru kepada mereka.
“Amartha menempatkan kebutuhan customer sebagai landasan untuk terus berinovasi. Untuk itu, Amartha memanfaatkan teknologi AI dalam melakukan penilaian profil risiko hingga pengelolaan portofolio,” katanya.
Ia merinci, sistem risk profiling berbasis AI yang diterapkan Amartha menggabungkan lebih dari 90 indikator data. AI terlibat dalam proses verifikasi mitra, menentukan scoring, proses matchmaking untuk mempertemukan pendana sesuai risk appetite, hingga pengelola portofolio untuk mendeteksi kualitas setiap mitra.
Baca Juga
Dengan bantuan AI, dikatakan Andi, bisa membantu Amartha untuk melakukan analisa pasar secara berkala, dan memberikan rekomendasi untuk keputusan yang lebih tepat.
“Teknologi kami memainkan dua peran, yaitu membantu mobilisasi modal dari institusi/investor, sekaligus memberdayakan segmen akar rumput melalui pembiayaan dan kesempatan investasi,” ucapnya.

