Dorong Minat Bisnis Masyarakat, Bank Mandiri Gelar Wirausaha Muda Mandiri 2024
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya untuk mendorong minat masyarakat untuk berbisnis, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) kembali menggelar kompetisi Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2024. Ajang rutin yang konsisten digelar sejak 2007 ini bertujuan untuk menggali potensi pengusaha muda di dalam negeri.
Corporate Secretary Bank Mandiri Teuku Ali Usman berharap ajang ini dapat kembali memacu semangat para pengusaha Indonesia untuk terus berinovasi dan mendorong kreativitas dalam menciptakan ekosistem yang adaptif dan solutif.
“Setiap tahunnya, WMM berhasil menjaring antusias yang besar dari para pelaku usaha,” ujar dia, dalam keterangan resminya, Selasa (17/9/2024).
Bahkan, pada tahun lalu, ajang WMM berhasil menarik peserta pendaftaran dari seluruh Indonesia. Melihat besarnya minat tersebut, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini agar tetap relevan.
Baca Juga
Konsisten Terapkan Prinsip ESG, Bank Mandiri Masuk Peringkat Majalah TIME
“Dan memberikan dampak yang lebih besar terhadap ekosistem kewirausahaan di Indonesia,” kata Ali.
Di tahun ini, lanjut dia, kriteria bisnis yang bisa mendaftar di WMM 2024 akan lebih difokuskan pada bisnis yang berjalan atau business existing dengan syarat tertentu di masing-masing kategori. Misalnya kategori fashion, food & beverages, beauty & wellness.
“Hanya bisnis yang telah berjalan minimal dua tahun dengan omzet tahunan minimal Rp 500 juta yang diperbolehkan mendaftar,” ucap Ali.
Sementara, pada kategori tech dan tech enabled startups dibuka untuk bisnis yang telah beroperasi minimal satu tahun dengan omzet yang sama. Pendaftaran WMM 2024 dimulai sejak 13 September hingga 5 Oktober 2024 secara online melalui www.wirausahamandiri.id.
Baca Juga
Penuhi Kebutuhan Finansial hingga Hiburan, Bank Mandiri Optimalkan Salah Satu Fitur di Super App-nya
Menurut Ali, pada ajang kali ini juga menghadirkan konsep speed dating untuk top 20 WMM yang memungkinkan para peserta bertemu secara langsung dengan calon investor. Dengan konsep ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama dan pendanaan yang lebih luas bagi para peserta.
“Kami tidak hanya ingin menjadi fasilitator kompetisi, tetapi juga menjadi mitra bagi para wirausaha muda tumbuh sekaligus menjadi akses ke permodalan (access to finance) untuk mengembangkan usaha,” katanya.

