AXA Financial Indonesia Gelar Literasi dan Edukasi Keuangan Bagi Masyarakat Desa Kedung Dalem Kabupaten Tangerang
JAKARTA, investortrust.id - AXA Financial Indonesia (AFI) menggelar program literasi dan edukasi keuangan bagi masyarakat di Desa Kedung Dalem, Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Selain itu, perusahaan juga memberikan literasi pengelolaan sampah serta, edukasi dan pemeriksaan kesehatan.
Presiden Direktur AXA Financial Indonesia Niharika Yadav mengungkapkan, AXA Financial Indonesia berkomitmen untuk mewujudkan kontribusi nyata yang berkelanjutan dalam memberdayakan masyarakat.
“AFI berupaya mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDG) pada poin kesehatan dan kesejahteraan yang baik, pendidikan yang berkualitas, dan akses terhadap air bersih dan sanitasi,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Selasa (28/8/2024).
Baca Juga
Tingkatkan Kualitas Agen, AXA Mandiri dan AXA Financial Indonesia Lakukan Ini
Dikatakan Niharika, kegiatan yang dilakukan AFI ini seperti peningkatan kapasitas masyarakat, pemeriksaan kesehatan, dan perbaikan sanitasi umum, bertujuan untuk memberikan pemahaman finansial, kesadaran lingkungan sekaligus memperbaiki tingkat kesehatan masyarakat sekitar.
”Agar (mereka) mampu meningkatkan kualitas hidupnya,” katanya.
Dalam program ini, AFI telah memberikan literasi keuangan usia dewasa dan pengelolaan sampah rumah tangga kepada lebih dari 120 orang, pemeriksaan kesehatan lansia (lanjut usia) kepada 67 orang, dan literasi keuangan dan pemeriksaan kesehatan anak mencapai 137 orang.
“Program yang dijalankan AXA Financial indonesia ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutannya untuk tidak hanya meningkatkan literasi keuangan, lingkungan dan kesehatan, tapi juga menyediakan infrastruktur dasar yang penting bagi kualitas hidup masyarakat,” ucap Niharika.
Baca Juga
Biaya Medis Meningkat, AXA Financial Indonesia Akan Sesuaikan Premi Asuransi Kesehatan
Sebagai informasi, literasi dan edukasi keuangan yang dilakukan AFI tersebut mengangkat topik mengenai membedakan keinginan dan kebutuhan, pengelolaan keuangan rumah tangga, hingga menyikapi pinjaman online dan memperkenalkan alternatif keuangan pinjaman yang resmi.
Sementara untuk anak-anak tingkat sekolah dasar (SD), literasi keuangan mencakup pengertian akan keuangan hingga pentingnya menabung dengan tujuan agar mereka lebih bijak dalam menggunakan uang jajannya, serta membangun inisiatif menabung sejak dini.

