Ekonom Citi Indonesia Ramal BI Rate Turun 25 Bps pada September 2024
JAKARTA, investortrust.id - Citi Indonesia memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan menurunkan suku bunga acuan atau BI Rate pada September 2024 mendatang.
Perkiraan ini disampaikan Chief Economist Citi Indonesia Helmi Arman saat ditemui dalam acara Konferensi Pers Pemaparan Ekonomi dan Kinerja Keuangan Citi Indonesia Triwulan II 2024 di Hotel Park Hyatt, Jakarta, Kamis (15/8/2024).
"Perkiraan kami BI akan menurunkan BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) di bulan September tahun ini," ujar Helmi.
Helmi menjelaskan, penurunan suku bunga BI sejalan dengan ekspektasi Citi bahwa suku bunga Federal Funds Rate (FFR) juga akan turun dengan cepat.
Baca Juga
Produk Lokal Sumbang 93% Transaksi Penjualan Platform Shopee
Lebih lanjut, Helmi menyebut, penurunan juga akan terjadi pada suku bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) untuk tenor 12 bulan. Menurut Helmi, suku bunga SRBI untuk tenor 12 bulan ini akan turun lebih tajam dibandingkan suku bunga acuan BI.
"Karena kalau kita lihat ketika BI menaikkan suku bunga BI rate 7 hari baik pada bulan Oktober tahun lalu dan April tahun ini, yang terjadi adalah kurva operasi moneternya dibuat lebih curam dalam arti pada waktu tersebut suku bunga SRBI 12 bulan ada kenaikan BI rate, sehingga perkiraan kita ketika suku bunga turun yang terjadi suku bunga SRBI nya yang akan turun lebih banyak," jelas Helmi.
Baca Juga
Starlink Resmi Tunjuk Primacom Jadi Reseller untuk Segmen Korporasi
Sebelumnya diberitakan Investortrust.id, Helmi memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga FFR sebanyak tiga kali pada tahun 2024, yaitu di September 50 bps, November 50 bps dan Desember 25 bps.
"Jadi di September dan November itu 50 basis poin. Kemudian di Desember The Fed mungkin akan menormalisasi kadar penurunannya jadi sekitar 25 basis poin. Jadi total 125 tahun ini," kata Helmi.

