BPKH Dukung Kolaborasi Bank Muamalat dan Muhammadiyah, Nilainya Capai Rp 2 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Fadlul Imansyah menyambut kolaborasi yang dilakukan antara anak usahanya, Bank Muamalat dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.
Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah pun menilai kerja sama tersebut sebagai langkah penting untuk memperluas program-program yang akan menciptakan kemaslahatan bagi umat.
“Program yang telah didukung BPKH, seperti pendirian Masjid At-Tanwir di Menteng, Pondok Pesantren Muallimin, dan RS Bandung Barat menjadi bukti nyata sinergi yang terjalin antara BPKH dan Muhammadiyah,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (9/8/2024).
Baca Juga
Bank Muamalat Siapkan Pembiayaan Rp 2 Triliun untuk Muhammadiyah
Penandatanganan nota kesepahaman antar kedua pihak dilaksanakan di Yogyakarta, oleh Direktur Bank Muamalat, Karno dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.
Kerja sama ini mencakup dua ruang lingkup utama. Pertama, pemanfaatan jasa dan program Corporate Social Responsibility (CSR) bank Muamalat untuk mendukung pengembangan cabang, ranting, dan masjid yang dikelola Muhammadiyah.
Kedua, bank Muamalat akan menggandeng lembaga zakat nasional milik Muhammadiyah, Lazismu, dalam berbagai program yang berfokus pada pengelolaan keuangan dan dukungan zakat.
Sebagai bagian dari kerja sama ini, Bank Muamalat berkomitmen menyediakan pembiayaan Rp 2 triliun untuk pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), yang mencakup rumah sakit, perguruan tinggi, pondok pesantren, dan masjid.
Baca Juga
BPKH Jelaskan Defisit Rp 317,36 Miliar di 2023, Ringankan Beban Jemaah Tunda Akibat Pandemi
Aspek penting lainnya adalah pengelolaan keuangan dan program aggregator haji. Bank Muamalat akan mensosialisasikan serta mengelola keuangan terkait haji di lingkungan Muhammadiyah, untuk memastikan proses yang aman, terjangkau, dan mudah diakses oleh jamaah.
BPKH pun mengharapkan kerja sama tersebut pun dapat membawa manfaat yang signifikan dalam memajukan, mencerdaskan, dan mensejahterakan bangsa.
“Dengan langkah strategis ini, BPKH berharap dapat terus berkontribusi meningkatkan kualitas hidup umat melalui berbagai inisiatif yang berfokus pada kebaikan bersama,” tandas Fadlul.

