Laba Emiten Jagoan Lo Kheng Hong CIMB Niaga (BNGA) Naik 5,8% Capai Rp 4,4 Triliun di Semester I 2024
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mencatatkan laba sebelum pajak konsolidasi (unaudited) mencapai Rp 4,4 triliun di semester I 2024, tumbuh 5,8% secara tahunan. Kenaikan laba emiten yang salah satunya dimiliki oleh investor kawakan Lo Kheng Hong tersebut ditopang oleh pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK).
Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan mengungkapkan, kinerja positif tersebut didorong oleh pertumbuhan aset produktif, pengelolaan efisiensi operasional, serta pencadangan yang baik.
“Kami terus menjaga kualitas aset secara efektif dengan mempertahankan rasio gross non performing loan (NPL) sebesar 2,1%, di bawah rata-rata industri,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Kamis (1/8/2024).
Naiknya laba, kata Lani, ditopang oleh pertumbuhan kredit sebesar 5,9% secara tahunan menjadi Rp 217,1 triliun di semester I 2024. Jika dirinci, kredit usaha kecil menengah (UKM) naik 10,0% menjadi, kredit konsumer tumbuh 5,8%.
Baca Juga
CIMB Niaga Syariah dan Dompet Dhuafa Salurkan Dana Hasil Investasi Wakaf
“Kenaikan tertingi di kredit atau pembiayaan retail terutama dikontribusikan dari pertumbuhan kredit pemilikan mobil (KPM) yang meningkat 13,1%,” katanya.
Sementara, total DPK meningkat 6% menjadi Rp 249,8 triliun pada semester I 2024. Peningkatan ini dikontribusi oleh dana murah atau current account saving account (CASA) yang naik 7,4% menjadi Rp 162,9 triliun.
“Hal ini merupakan hasil upaya untuk membina hubungan nasabah yang lebih erat dan meningkatkan pengalaman nasabah secara keseluruhan melalui layanan digital, yang berkontribusi terhadap rasio CASA menjadi sebesar 65,2%,” ucap Lani.
Baca Juga
Dikatakan dia, CIMB Niaga berfokus pada sejumlah hal, misalnya pertumbuhan laba berkelanjutan yang berfokus pada perluasan bisnis basavah, penguatan portofolio CASA, pengelolaan kualitas aaet, dan peningkatan digital engagement.
“Kami optimis bisa meraih hasil yang baik di sisa tahun 2024, sejalan dengan strategi jangka panjang yang telah kami tetapkan,” ujar Lani.

