Jokowi Minta Perkuat Sistem Keamanan Digital Perekonomian
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan agar sistem keamanan untuk ekonomi digital diperkuat. Pesan ini disampaikan Jokowi saat ditanya mengenai penguatan sistem digital di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).
“Ya keamanan data itu sangat penting. Jangan sampai karena kita tidak siap, kita tidak memiliki back up data yang berlapis,” kata Jokowi di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (1/8/2024).
Baca Juga
Jokowi Ingin UMKM Dapat Akses yang Adil dalam Memanfaatkan Transformasi Digital
Jokowi meminta agar keamanan data memiliki sistem pencadangan. Dengan pencadangan, pengguna memiliki rasa aman dalam bertransaksi.
“Penting itu. Saya kira pengamanan kita kemarin harus betul-betul dijadikan pengalaman yang baik dan bermanfaat untuk ke depannya,” ujar dia.
Sebelumnya, Jokowi memproyeksikan ekonomi digital Indonesia akan tumbuh empat kali lipat pada 2030 dan mencapai Rp 5.800 triliun.
"Ekonomi digital Indonesia akan tumbuh 4 kali lipat di tahun 2030. Mencapai US$ 210-360 billion, kalau dirupiahkan di angka Rp 5.800 triliun," kata dia.
Baca Juga
Jokowi Prediksi Ekonomi Digital Indonesia Capai Rp 5.800 Triliun pada 2030
Jokowi mengatakan di tengah perlambatan dan ketidakpastian ekonomi dunia, Indonesia harus mampu memanfaatkan semua instrumen dan peluang untuk terus tumbuh. Salah satu peluang tersebut yaitu ekonomi digital.
"Saya berulang kali sampaikan soal potensi, peluang ekonomi digital Indonesia ke depan," ujar dia.

