BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Informal Gabung Jadi Peserta
JAKARTA, investortrust.id - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mengajak pekerja sektor informal untuk bergabung menjadi peserta penerima manfaat. Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Investasi BPJS Ketenagakerjaan, Edwin Ridwan, seusai menerima penghargaan dalam Investortrust Best Insurance 2024.
Menurut Edwin, saat ini BPJS Ketenagakerjaan tengah fokus mengoptimalkan daya cakup kepesertaan terhadap pekerja sektor informal. Ia mengakui dalam rangkah merambah pekerja sektor informal, memiliki tantangan tersendiri sehingga BPJS Ketenagakerjaan akan melakukan sejumlah pendekatan berbeda dibandingkan dengan pekerja formal.
"Nah salah satu program yang (sudah) kita launching itu adalah namanya Sertakan (Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda)," kata Edwin di Finance Hall, Graha CIMB Niaga, Jakarta, Kamis (25/7/2024).
Ia mencontohkan, masing-masing dari kita dapat mengikutsertakan pekerja-pekerja informal seperti profesi asisten rumah tangga hingga supir ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Ia berujar pekerja-pekerja di rumah tangga tidak terlepas dari sejumlah risiko yang mengintai.
"Jadi daripada ditanggung sendiri resikonya lebih baik ikut program BPJS Ketenagakerjaan sehingga yang menanggung resikonya adalah kami," tuturnya.
Lalu Direktur Investasi BPJS Ketenagakerjaan itu berujar, pihaknya secara serius memperhatikan soal tanggungjawab terhadap peserta. Ia mengatakan alih-alih memprioritaskan return, investasi yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan mengedepankan kepastian untuk membayarkan kewajiban apabila terdapat momen jatuh tempo.
"Nah tentunya di dalam konteks itu baru kita berusaha mengoptimalkan return dari investasi kita," sambungnya.
Kemudian ia membeberkan, BPJS Ketenagakerjaan memiliki ketersediaan dana yang sangat memadai. Bahkan ia mengklaim tabungan deposito BPJS Ketenagakerjaan setidaknya sudah cukup untuk mengcover klaim asuransi hingga dua tahun ke depan.
Baca Juga
BPJS Ketenagakerjaan Sabet Penghargaan Investortrust Best Insurance 2024
"Jadi saya kira para peserta tidak perlu khawatir bahwa kalau ada claim pasti kita akan bisa bayar," tandasnya.
Sementara itu fokus BPJS Ketenagakerjaan untuk menyisir pekerja sektor informal bukan tanpa alasan. Edwin mengungkap mayoritas pekerja di Indonesia justru bekerja di sektor informal, ini yang kemudian menjadi sorotan tersendiri bagi BPJS Ketenagakerjaan.
Di satu sisi, menurut Edwin saat ini BPJS Ketenagakerjaan telah meng-cover setidaknya 90% pekerja di sektor formal. Tingginya angka tersebut diakuinya turut dibantu oleh para pemberi kerja atau perusahaan.
"Tapi kalau untuk bekerja informal nah itu adalah masih PR yang besar bagi kita untuk meningkatkan kepesertaan, karena seperti kita ketahui memang sebagian besar pekerja di Indonesia itu bekerja di sektor informal," jelasnya.
Diberitakan BPJS Ketenagakerjaan berhasil menyambet penghargaan dalam Investortrust Best Insurance 2024. Adapun BPJS Ketenagakerjaan mendapatkan penghargaan khusus untuk nominasi Largest Investment Return in Five Years for Social Insurances.
"Ya, kita tentunya berterima kasih kepada Investortrust atas award ini, dan juga award ini adalah suatu bentuk apresiasi atas hasil kerja kami semua di BPJS Ketenagakerjaan," kata Edwin.

