Perluas Akses Keuangan, Bank Mega Syariah Berikan Literasi kepada Pelajar
JAKARTA, investortrust.id - Bank Mega Syariah berupaya untuk memperluas akses keuangan di Indonesia, salah satunya melakukan literasi keuangan kepada pelajar. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman mereka dalam mengelola keuangan dengan bijak.
Corporate Secretary Division Head Bank Mega Syariah, Hanie Dewita mengungkapkan, melalui kegiatan literasi di berbagai sekolah mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), SD, SMP, dan SMA, pihaknya fokus membekali generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan keuangan untuk masa depan.
“Kami mendorong para pelajar dapat menanamkan kebiasaan menabung sejak dini. Selain itu, pengelolaan keuangan dan pemahaman produk jasa keuangan yang baik menjadi hal penting agar generasi muda tidak terjebak pinjaman maupun judi online,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Rabu (17/4/2024).
Baca Juga
Bidik Segmen Priority Banking, Bank Mega Syariah Relokasi KCP Kelapa Gading
Menurutnya, sepanjang tahun lalu Bank Mega Syariah telah memberikan literasi keuangan kepada lebih dari 1.300 pelajar dari 15 sekola dasar dan menengah di berbagai kota di Indonesia. Tahun ini, semakin masif, karena telah menjangkau 16 sekolah dan lebih dari 1.500 pelajar.
”Bank Mega Syariah berkomitmen untuk perluasan akses keuangan untuk pelajar yang diiringi dengan literasi keuangan,” kata Hanie.
Baca Juga
Intip Jurus Bank Mega Syariah Jaga Likuiditas di Era Suku Bunga Tinggi
Dikatakan dia, upaya ini juga sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah untuk mencapai tingkat inklusi keuangan sebesar 90% di tahun ini.
Sebagai informasi, dalam Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2022 menentukan indeks literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar masih terbilang rendah, yakni masing-masing 47,56% dan 77,80%. Di mana capaian tersebut masih dibawah indeks literasi dan inklusi keuangan nasional yang masing-masing 49,68% dan 85,10%.

