Punya Tim Penanganan Klaim Berkelas, Oona Insurance Pastikan Klaim Kesehatan Terjaga
JAKARTA, investortrust.id - Industri asuransi, baik jiwa maupun umum mencatatkan kenaikan klaim khususnya di lini kesehatan. Di sisi bersamaan, Oona Insurance baru saja meluncurkan produk asuransi kesehatan baru. Dengan tim penanganan klaim profesional yang dimiliki, perusahaan asuransi umum ini akan memastikan klaim kesehatan tidak melonjak drastis.
“Kita punya tim klaim khusus untuk health (asuransi kesehatan) yang terdiri dari expert yang terdiri dari dokternya, nurse-nya,” ujar Direktur Oona Insurance, Fenni Sutanto, di Jakarta, Rabu (10/7/2024).
Baca Juga
Rilis Produk Asuransi Kesehatan Ritel, Oona Insurance Tawarkan Premi Mulai dari Rp 5.500
Di lain sisi, saat ini peningkatan klaim kesehatan industri asuransi, salah satunya disebabkan oleh praktik overtreatment atau pelayanan berlebih yang diberikan oknum rumah sakit (RS). Oona Insurance mengklaim tidak terpengaruh dampak dari overtreatment, karena produk asuransi kesehatan yang baru diluncurkannya memiliki skema yang berbeda dengan produk asuransi kesehatan lainnya.
“Produk kita tidak ada exposure pada overtreatment. Kita bayar langsung ke customer kita dengan berbekal medical report yang dimiliki (pemegang polis),” kata Direktur Oona Insurance, Julien Pierre Combaret, menjawab pertanyaan Investortrust.id.
Baca Juga
Akan Luncurkan Produk Asuransi Kesehatan Baru, Oona Insurance Tunggu Persetujuan OJK
Sebagai informasi, Oona Insurance baru saja merilis produk kesehatan baru yakni asuransi penyakit kritis. Produk ini dapat dimiliki pelanggan dengan premi terjangkau, mulai dari Rp 5.500. Pilihan perlindungannya juga beragam, mulai dari Rp 100 juta hingga Rp 500 juta.
Menurut Julien, nantinya, uang perlindungan atau klaim tersebut akan 100% langsung diberikan kepada nasabah. Berbeda dengan produk asuransi kesehatan yang dimiliki perusahaan asuransi lainnya, yang sifatnya reimbursement ke RS. Jadi tidak akan terpengaruh oleh praktik overtreatment dari oknum RS.
“Menurut kita, kita harus kasih sesuatu yang baru, dimana kompetitor belum punya produk ini,” ujarnya.

