Cetak Pertumbuhan Positif, PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) Bidik Kenaikan Pembiayaan ‘Double Digit’
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Direktur PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF), Ristiawan Suherman mengungkapkan, hingga Mei 2024 pihaknya mampu menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 3,90 triliun atau meningkat 24% dibanding periode yang sama di 2023 sebesar Rp 3,17 triliun. Ia optimistis dapat mempertahankan capaian ini hingga akhir 2024.
“Kita masih yakin di 2024 ini kita akan tumbuh positif double digit dari sisi realisasi kredit (pembiayaan),” ujarnya, di Jakarta, Rabu (12/6/2024).
Meski tahun ini dihadapkan pada berbagai tantangan seperti kondisi makro ekonomi dan geopolitik, ia tetap optimistis bisa mencapai target pertumbuhan tersebut. Hal ini didorong oleh pertumbuhan pembiayaan yang kuat di lima bulan pertama 2024.
Baca Juga
Pasar Pembiayaan Mobil Baru Lesu, CNAF Fokus ke Dua Segmen Ini
“Di tahun ini kita yakin, positioning kita sebagai perusahaan pembiayaan yang menawarkan kecepatan dan simplifikasi, juga suku bunga berbasis risiko (risk based pricing) itu masih mempunyai tempat di hati calon nasabah,” kata Ristiawan.
Untuk mencapai target tersebut, lanjut Ristiawan, saat ini pihaknya tengah berfokus pada pembiayaan di segmen mobil bekas dan pembiayaan dana tunai.
“Kita coba mengalihkan produknya terhadap demand yang masih cukup lumayan terbuka dengan portofolio dan return yang sehat, yaitu pembiayaan mobil bekas dan dana tunai,” ucapnya.
Menurutnya, hingga Mei 2024 pihaknya telah menyalurkan pembiayaan di segmen mobil bekas sekitar Rp 1,25 triliun atau naik 23,18% dibanding periode yang sama tahun lalu yakni Rp 1 triliun.
“Jadi pembiayaan mobil bekas cukup kuat di tahun ini, jauh di atas rata-rata industri yang hanya (tumbuh) 20%, kita ada di kisaran 23%,” kata Ristiawan.

