Inflasi Medis, AXA Mandiri Catat Kenaikan Klaim Asuransi Kesehatan 11%
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Direktur PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri), Handojo G Kusuma mencatat kenaikan klaim asuransi kesehatan sebesar 11% pada tahun 2023, akibat inflasi medis yang terus naik.
Kenaikan klaim membuat AXA Mandiri terpaksa melakukan penyesuaian premi. “Ada (penyesuaian premi), tentunya sama seperti di industri juga melakukan penyesuaian, karena kan ada medical inflation dan lain sebagainya,” ujarnya, menjawab pertanyaan Investortrust.id, di Jakarta, Selasa (14/5/2024).
Namun, Handojo tidak mau menyebutkan secara detail berapa persentase penyesuaian premi yang dilakukan oleh pihaknya. Hanya, penyesuaian premi dilakukan berdasarkan kesesuaian antara premi dengan kenaikan inflasi medis, pengalaman medis, dan lain sebagainya.
Baca Juga
“Kita sesuaikan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan juga, tentunya kita tidak bisa naikan (premi) semena-mena. Kita juga memonitor dengan pergerakan dari premi,” katanya.
Sementara, terkait kenaikan klaim kesehatan, ia menyebut peningkatannya masih manageable dan berada di bawah rata-rata kenaikan klaim asuransi kesehatan secara industri.
“Karena portofolio dari kesehatan kita juga masih relatif kecil, jadi bukannya kita tidak merasakan kenaikan klaim kesehatan. Namun begitu, kita tetap membayarkan klaim,” ujar Handojo.
Baca Juga
Tumbuh 13,2%, AXA Mandiri Ukir Rekor Laba Bersih Rp 1,33 Triliun di Tahun Lalu
Sejumlah upaya, lanjutnya, dilakukan AXA Mandiri untuk mengantisipasi peningkatan klaim secara signifikan. Misalnya saja pengelolaan portofolio itu sendiri, termasuk dari sisi risk management pada saat proses underwriting.
“Supaya kita juga lebih resilience juga dalam melihat dari kemungkinan-kemungkinan terjadinya fraud dan lain sebagainya,” kata Handojo.

