Kuartal I-2024, Holding Ultra Mikro Salurkan Rp 617,9 Triliun
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Bisnis Mikro PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Supari mengatakan selama kuartal-I 2024, holding Ultra Mikro (UMi) telah menyalurkan pembiayaan Rp 617,9 triliun untuk pelaku usaha mikro dan ultra mikro. UMi terdiri atas BRI, Permodalan Nasional Madani (PNM), dan Pegadaian.
“Total kredit yang kami salurkan kepada masyarakat pelaku usaha mikro dan ultra mikro di kuartal I-2024 itu Rp 617,9 triliun,” kata Supari, di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (30/4/2024).
Dalam paparannya, total pembiayaan yang disalurkan tersebut terdiri atas Rp 500,7 triliun pembiayaan dari BRI, Rp 71,6 triliun pembiayaan dari Pegadaian, dan Rp 49,8 triliun pembiayaan dari PNM. Total penyaluran pembiayaan kuartal I ini naik 10,5% secara tahunan atau year on year (yoy).
Pada kuartal I-2023, total pembiayaan yang dilakukan UMi tercatat sebesar Rp 556,5 triliun. Angka ini terdiri atas Rp 456,5 triliun pembiayaan dari BRI, Rp 61,2 triliun dari Pegadaian, dan Rp 45,8 triliun dari PNM.
Baca Juga
Dukung UMKM, Holding Ultra Mikro Bantu 1,2 Juta Nasabah Naik Kelas
Kenaikan dana pembiayaan ini juga mengerek jumlah nasabah. Pada kuartal I-2024, tercatat jumlah nasabah mikro dan ultra mikro sebesar 36,8 juta orang. Angka ini naik 2,1% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 36 juta orang.
Kenaikan pembiayaan ini, kata Supari, muncul karena peningkatan kinerja keuangan di BRI, Pegadaian, dan PNM. Dia mengatakan, sejak terbentuknya UMi pada 2021, aktivitas pemberdayaan yang dilakukan masing-masing entitas menghasilkan keuntungan.
“Semenjak kami membentuk holding UMi, kami mendapatkan benefit ternyata kinerja keuangan kami terus membaik,” kata dia.
Direktur Bisnis Mikro PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, Supari menjelaskan materi presentasi kepada jurnalis pada acara Konferensi Pers di Media Center Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa, (30/4/2024). Foto: Investortrust/Elsid Arendra.
Supari yakin, seiring pertumbuhan ekonomi dan program yang baik, serta meningkatnya daya beli, akan bermunculan pelaku-pelaku usaha mikro dan ultra mikro baru.
Baca Juga
Dorong Inklusi Keuangan, BRI Sebut Jumlah Rekening Holding Ultra Mikro Capai 173 Juta
Supari menargetkan BRI akan membuat akses 121,6 juta masyarakat ke layanan keuangan bisa diwujudkan pada 2025. Upaya ini, kata dia, langkah ini mewujudkan kontribusi BRI kepada pemerintah.
“Kemudian karena mereka sudah terinklusi, bank punya daya yang bagus, yang bisa diinterpretasikan ke depannya. Termasuk kebutuhan pembiayaan, sehingga BRI berani membuat target champion of inclusion. Karena BRI bank UMKM, harapannya pada 2025 adalah 85% portofolio pinjaman BRI merupakan UMKM,” ujar dia.

