Prudential Syariah Mengklaim Jadi Market Leader, Sumbang 23% Total Aset Industri
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) mengklaim memimpin pasar asuransi jiwa syariah di Indonesia dengan pangsa aset 23% hingga semester I 2026.
Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama mengungkapkan, pertumbuhan aset pihaknya didorong oleh peningkatan kontribusi (premi) dari bisnis baru maupun pembaruan polis (renewal).
”Total kontribusi kita mencapai Rp 2,1 triliun per semester I 2026. Aset kita tumbuh signifikan menjadi Rp 7,4 triliun,” ujarnya, seusai peluncuran PRUCare 360 Syariah, di Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Baca Juga
Rilis Produk Anyar, Prudential Syariah Tawarkan Perlindungan Jiwa Sekaligus Persiapan Dana Hari Tua
Menurut Vivin, tumbuhnya kontribusi dari bisnis baru dan renewal turut memperkuat posisi keuangan perusahaan. Dengan capaian itu, Prudential Syariah mengklaim berada di posisi teratas industri dengan pangsa pasar sebesar 23%.
“Saat ini posisi kita menjadi market leader dengan market share kita 23%, kita di posisi teratas,” katanya.
Baca Juga
Prudential Syariah Soroti Keterbatasan Instrumen Investasi Syariah
Di lain sisi, lanjut Vivin, Prudential Syariah telah membayarkan klaim sebesar Rp 1,1 triliun hingga semester I 2026. Dari sisi solvabilitas, Prudential Indonesia juga mencatatkan risk based capital (RBC) yang memadai.
“Kalau (asuransi) syariah itu kan ada (RBC) tabarru dan ada (RBC) shareholder. Untuk shareholder kita itu 2.000%, padahal yang ditetapkan kan 120%. Untuk yang tabarru, kita 225%,” ucapnya.
“RBC tabarru ini yang terkait sama klaim. Jadi semakin rasio klaim besar, itu akan menggerus dana tabarru,” sambung Vivin.
