Mendorong Literasi dan Akses Keuangan Nasional, OJK Terus Masifkan Berbagai Program Strategis
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di seluruh Indonesia.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (KE PEPK) OJK Dicky Kartikoyono menyampaikan bahwa berbagai inisiatif edukasi dan penguatan jaringan telah berhasil menjangkau jutaan masyarakat hingga kuartal ketiga tahun 2026.
Sejak 1 Januari hingga 30 September 2026, OJK telah menyelenggarakan 4.711 kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau 13.310.053 peserta. Platform digital Sikapi Uangmu, sebagai kanal penyampaian konten edukasi keuangan kepada masyarakat melalui kanal media sosial dan minisite, telah menerbitkan 291 konten edukasi, dengan total 3.001.396 views.
"Selain itu, sejak 1 Januari hingga 30 September 2026 terdapat penambahan 25.282 pengguna Learning Management System Edukasi Keuangan (LMSKU), dengan total akses modul sebanyak 23.868 kali dan penerbitan 15.950 sertifikat kelulusan modul," ujar Dicky dalam acara Konferensi Pers RDK Bulanan (RDKB) September 2026 yang diselenggarakan secara virtual belum lama ini, Senin (12/10/2026).
Baca Juga
Tekan Kesenjangan Literasi dan Inklusi, MES Targetkan Cetak Wirausaha Muslim Muda
Selanjutnya, sejak dicanangkan pada April 2025, hingga posisi 30 September 2026, program duta literasi keuangan OJK atau biasa disebut sebagai OJK PEDULI (Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia) telah memiliki 52.438 duta literasi keuangan yang berasal dari Segmen PUJK, Segmen Prioritas dan Segmen Mahasiswa.
Pada periode 1 Januari 2026 sampai dengan 16 September 2026, telah dilaksanakan 48.039 program yang menjangkau 182 juta peserta di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut terdiri dari Edukasi Keuangan secara langsung sebanyak 21.076 kegiatan serta Edukasi Keuangan Digital sebanyak 26.963 konten. Adapun untuk wilayah pelaksanaan GENCARKAN telah menjangkau 447 dari 514 atau 86,96% Kabupaten/Kota di Indonesia.
Dicky menjelaskan, OJK juga menginisiasi program Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT) dengan tema “Money Moves: Invest Today, Build Your Future" pada 9 September 2026 di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dengan total peserta 1.000 mahasiswa secara luring dan sekitar 2.900 peserta secara daring. Kegiatan LIKE IT merupakan kolaborasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia dan Lembaga Penjamin Simpanan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai keuangan dan investasi.
Lebih jauh, juga diselenggarakan Training of Trainers Edukasi Keuangan bagi Pegawai Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI tanggal 17 September 2026 yang dihadiri oleh 165 peserta, terdiri dari 65 peserta secara luring dan 100 peserta secara daring. Dalam kegiatan tersebut, dikukuhkan pula perwakilan Duta Literasi Keuangan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Kemudian, telah dilaksanakan kegiatan Training of Trainers (ToT) Pendamping Desa sebagai pembekalan sebelum pelaksanaan Training of Community (ToC) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Mangkung dan Desa Buwun Mas Provinsi Nusa Tenggara Barat oleh OJK bersama berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan KPM dalam pengelolaan keuangan, pengembangan usaha, serta pemanfaatan produk dan/atau layanan keuangan formal, melalui pembelajaran partisipatif, diskusi, praktik, dan penyusunan rencana tindak lanjut sebagai langkah menuju kesejahteraan keuangan.
Selanjutnya, dalam rangka penguatan koordinasi dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), telah dilaksanakan beberapa kegiatan, yaitu sebagai bentuk apresiasi terhadap Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di seluruh provinsi dan kabupaten/kota yang telah melaksanakan program kerja secara optimal dalam mendorong percepatan akses keuangan di daerah sepanjang tahun 2025, pada tahun 2026 akan diberikan apresiasi melalui TPAKD Award.
Baca Juga
Pangkas Kesenjangan Literasi Keuangan, Astra Financial Kukuhkan 1.000 Duta OJK Peduli
Rangkaian penilaian TPAKD Award telah dilaksanakan selama Juli hingga Agustus 2026 dengan melibatkan Tim Penilai Utama yang terdiri atas perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, OJK, akademisi, dan Tony Blair Institute. Pemberian apresiasi TPAKD Award direncanakan dilaksanakan dalam rangkaian Rakornas TPAKD Tahun 2026 yang akan diselenggarakan pada September 2026.
Dalam rangka mendorong optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi TPAKD di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, pelaksanaan monitoring program kerja, serta peningkatan pemahaman penggunaan Sistem Informasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (SiTPAKD), telah diselenggarakan kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas TPAKD Tahun 2026 kepada seluruh TPAKD se-Sulawesi Selatan dan se-Sulawesi Barat pada 20 Agustus 2026.
