Bank Danamon Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Gempa NTT
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur.
Regional Corporate Officer Danamon Bali & Nusa Tenggara (Nusra) I Gusti Agus Indrawan mengungkapkan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pihaknya terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami menyampaikan simpati dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Kami berharap kondisi masyarakat dapat segera pulih dan berbagai upaya penanganan di lapangan dapat terus berjalan dengan baik,” ujarnya, dalam keterangan pers, Rabu (25/8/2026).
Baca Juga
Danamon Catat Pertumbuhan AUM Wealth Management 20% hingga 2025
Gempa yang mengguncang NTT pada 15 Agustus 2026 tersebut berpusat di sekitar Mbay, Kabupaten Nagekeo. Bencana itu menimbulkan korban jiwa dan luka serta menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas dan infrastruktur.
Bantuan tersebut disalurkan oleh Tim Regional Bali dan Nusa Tenggara Danamon pada Sabtu (22/8/2026), sebagai bagian dari dukungan perseroan terhadap proses pemulihan pascabencana. Danamon menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Maurole, Kecamatan Reok, dan Kecamatan Cibal.
Bantuan yang diberikan meliputi beras, selimut, terpal, telur, mie instan, biskuit, air mineral, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, menyediakan perlindungan sementara, sekaligus mendukung operasional dapur umum di wilayah terdampak.
“Dengan menyampaikan bantuan ini, Danamon berupaya hadir untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar dan mendukung proses pemulihan pascabencana,” kata Agus.
Baca Juga
Danamon Dorong Literasi Keuangan Generasi Muda Lewat Edukasi dan Donasi Perpustakaan
Penyaluran bantuan, kata dia, dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Langkah itu dilakukan untuk memastikan bantuan dapat didistribusikan secara efektif, sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dan tepat sasaran.
